Wali Kota Khairul dan Istrinya Divaksinasi Covid-19 Pakai Jatah Tenaga Kesehatan

Jumat, 22 Januari 2021 – 02:50 WIB
Wali Kota Tarakan Khairul saat disuntik vaksin COVID-19 Sinovac di Puskesmas Karang Rejo, Tarakan, Kamis (21/1/2021) ANTARA/Susylo Asmalyah.

jpnn.com, TARAKAN - Wali Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara Khairul beserta istri Sitti Rujiah mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Karang Rejo, Kamis (21/1).

Khairul disuntik vaksin Sinovac belakangan karena tidak ikut vaksinasi saat peluncuran program tersebut di Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan pada Kamis (14/1) lalu.

BACA JUGA: Satgas Yakin Peningkatan Kasus Covid-19 Bukan Karena Virus Varian Baru

Ketika itu, Kapolres Kota Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira menjadi orang pertama penerima vaksin. Sedangkan Khairul saat itu tengah berada di luar kota.

"Sejak tanggal 9 Januari, saya keluar kota, karena ada kegiatan. Waktu itu juga saya tidak dapat informasi kalau yang harus memulai dari Forkopimda, termasuk kepala daerah waktu itu," ucap Khairul usai disuntik vaksin Covid-19.

BACA JUGA: Darwis Tertangkap, 9 Oknum Polisi Masih Buron

Pada pelaksanaan vaksinasi kemarin, Khairul dan istrinya menggunakan jatah vaksin Covid-19 untuk tenaga kesehatan.

Pasalnya, Khairul dan istrinya Sitti Rujiah masih terdaftar aktif sebagai tenaga kesehatan di Kota Tarakan.

BACA JUGA: BNPB Beri Peringatan, Aceh dan Sumut Siaga, 26 Provinsi Lain Waspada

Karena itu sepulang dari luar kota, Khairul dan istrinya langsung berinisiatif mendaftarkan diri untuk ikut vaksinasi.

Khairul mengakui pendaftaran itu menggunakan jatah tenaga medis, karenakan dirinya merupakan seorang dokter dan istrinya yang merupakan tenaga kesehatan.

"Jadi fasilitas yang saya gunakan saat ini merupakan fasilitas untuk tenaga kesehatan," ujar Khairul.

Setelah tenaga kesehatan, vaksinasi tahap berikutnya akan dilakukan untuk seperti TNI-Polri, para guru, juga tokoh-tokoh masyarakat.

Wali Kota Khairul juga mengimbau warga Tarakan yang memenuhi syarat untuk mengikuti program vaksinasi tersebut.

"Vaksin ini sangat aman disuntik tidak terasa apa-apa. Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, mari ikut vaksin. Karena vaksinasi ini juga merupakan salah satu percepatan memutuskan COVID-19," kata Khairul.(antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler