Wali Kota Tegal Ditangkap, Perempuan Diingatkan Jangan Terjebak Permainan

Rabu, 30 Agustus 2017 – 11:09 WIB
Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno. Foto: radartegal.com

jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Maju Perempuan Indonesia (MPI) Lena Maryana Mukti prihatin dengan dugaan suap yang melibatkan Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Siti Mashita. Dia prihatin dengan Siti yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia menilai, kasus tersebut bisa jadi akan menghambat perjuangan untuk meningkatkan peran dan keterwakilan perempuan di berbagai bidang pengabdian.

BACA JUGA: Wali Kota Tegal Ditangkap KPK, Sejumlah Aktivis Teriakkan Takbir

Karena itu dia mengimbau kepada seluruh perempuan yang berada dalam posisi pengambil kebijakan untuk berhati-hati melaksanakan amanat yang dipercayakan.

Serta tidak terjebak pada permainan politik kekuasaan yang berujung pada pencederaan perjuangan peningkatan peran dan keterwakilan perempuan.

BACA JUGA: Detik-detik Wali Kota Tegal Siti Mashita Ditangkap KPK

Kepada institusi yang bertanggung jawab terhadap rekrutmen dan pembinaan pejabat publik agar menekankan kembali pentingnya pakta integritas dalam menjalankan amanah rakyat.

"Saya berharap sejak hari ini dan di kemudian hari tidak lagi terjadi kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik di mana pun mereka diberi amanat," ujar Lena dalam siaran persnya, Rabu (30/8).

BACA JUGA: Temui Warga NU, Wali Kota Tegal Tolak Sekolah 5 Hari

Sekadar informasi, MPI merupakan sebuah gerakan pemenuhan, perlindungan dan pemajuan hak-hak politik perempuan dan terdiri dari perempuan lintas partai, akademisi, professional, aktivis CSO dan jurnalis. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler