Wali Nanggroe Aceh Minta Mahasiswa Giat Melakukan Kajian Hukum

Minggu, 24 November 2019 – 15:01 WIB
Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al Haytar menyerahkan penghargaan Anugerah Wali Nanggroe kepada pemenang lomba debat kebangsaan. Foto: Dok Pri

jpnn.com, ACEH - Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al Haytar meminta para mahasiswa giat melakukan kajian hukum.

Misalnya, menggali lebih jauh prinsip hukum syariat yang dapat diterapkan di Aceh melalui qanun.

BACA JUGA: Suhendra Apresiasi Pertemuan Menhan Prabowo - Wali Nanggroe Aceh

Dia menyampaikan pesan itu saat menyerahkan penghargaan Anugerah Wali Nanggroe kepada pemenang lomba debat kebangsaan di Kompleks Meuligoe Wali Nanggroe, Sabtu (23/11).

“Salah satunya, Aceh baru saja mengesahkan Qanun Perlindungan Satwa yang memberi sanksi hukum cambuk kepada pelanggar qanun tersebut,” kata dia.

BACA JUGA: Mahasiswa Unwiku Belajar Sistem Tata Negara di MPR

Dia menambahkan, hukum syariah menerapkan prinsip transparansi yang berkepastian hukum. Syariah bukan sebatas urusan busana, melainkan lebih luas dari itu.

“Termasuk pemenuhan basic needs (kebutuhan dasar), kegiatan perbankan, ekonomi global, bisnis, investasi, teknologi, planning and environment, trading and investmen, dan government and international relationship. Karena Islam adalah rahmatan lil alamin, harus diterapkan secara kaffah (menyeluruh)," paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Nanggroe juga menekankan perlunya pengelolaan lingkungan hidup yang baik terhadap ekosistem agar dapat lestari dan memberi manfaat bagi rakyat Aceh.

Di sisi lain, Ketua Panitia Unsyiah Fair ke-14 Tahun 2019 Rifqi Ubai Sulthan mengaku bangga dengan pemberian Anugerah Wali Nanggroe. “Apa yang kami terima hari ini insyaallah akan menjadi motivasi sebagai generasi muda untuk membangun Aceh ke depan,” kata Rifqi.

Lomba debat kebangsaan digelar dalam rangka Universitas Syiahkuala (Unsyiah) Fair ke-14 Tahun 2019 yang digelar beberapa waktu lalu.

Untuk kategori sekolah menengah, pemenang lomba yang mendapat Anugerah Wali Nanggroe adalah regu dari SMA 3 Banda Aceh terdiri dari Arif Rahman Risqullah, Nazira Al-Maqfirah, dan Rahmat Farhan.

Sementara itu, kategori mahasiswa regu dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh terdiri dari Muhammad Iqbal, Sinta Putri, dan Mahlil Ridwan. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler