Walikota Copot Adik Nurdin Halid

Kamis, 03 Maret 2011 – 11:03 WIB

MAKASSAR -- Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin merotasi beberapa pejabat dalam lingkup pemerintah kota MakassarSalah satu yang dimutasi adalah Natsir Halid yang juga adik kandung Nurdin Halid

BACA JUGA: Bermasalah, Seleksi CPNS Boltim Tak Perlu Diulang

Natsir Halid dicopot Ilham  dari jabatannya sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Dispenda


Setelah jabatannya dicopot, Natsir menjadi pegawai Pemkot Makassar tanpa jabatan alias nonjob.  Sebagai gantinya, Ilham kemudian memilih Andi Mappanyukki yang sehari-hari sebagai Lurah Tamamaung

BACA JUGA: Putusan MK Perpanjang Persoalan Otsus Papua



Kemarin Ilham melantik pejabat baru Pemkot Makassar dan empat direksi PDAM Makassar.  Mereka adalah Hamzah Ahmad sebagai Direktur Utama, Muhammad Akbar sebagai Direktur Umum,  Asdar Ali sebagai Direktur Keuangan, dan  Hasanuddin Baso sebagai Direktur Teknik


Pencopotan Natsir dikaitkan dengan  perseteruan Ilham Arief Sirajuddin dengan Nurdin Halid di PSSI

BACA JUGA: KPA Cium Sejumlah Kejanggalan

Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Makassar, Sittiara menepisnya"Mutasi pejabat hanya dinamisasi organisasi di pemerintahanTidak ada hubungannya dengan masalah yang terjadi antara Ilham dan NurdinMurni hanya pertimbangan jabatan," kata Sittiara, kemarin.

Jabatan di beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kata dia, masih cukup banyak yang lowongTidak menutup kemungkinan, pada mutasi berikutnya, Natsir Halid mendapatkan kembali jabatan yang lebih empuk"Masih banyak posisi yang kosong dan harus terisiTapi penempatan pejabat untuk mengisi jabatan yang lowong tidak bisa dilakukan secara bersamaan," kata Sittiara.

Selain menggeser sejumlah pejabat, Ilham juga melantik pejabat untuk SKPD baru Badan Penanggulangan BencanaPejabat yang dilantik untuk SKPD ini adalah Ismunandar sebagai kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah MakassarKepala Bagian Keuangan, Suwiknyo juga mendapat job baru sebagai sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Dua kebocoran paling utama yang merugikan perusahaan harus berhasil dihilangkan direksi baru PDAM Makassar yang dilantik, Rabu, 2 MaretKebocoran paling merugikan PDAM pada jaringan distribusi dan keuangan.

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin mematok target menghilangkan kebocoran kepada direksi baru PDAM dalam satu tahun masa tugasIlham berjanji dalam satu tahun ini akan mengevaluasi kinerja direksi.

"Tidak boleh lagi dijumpai ada keluhan pelangganSemua potensi kerugian yang mengakibatkan perusahaan terpuruk seperti kebocoran air hingga pencurian di internal PDAM menjadi tugas direksi baru untuk menghilangkannya," kata Ilham.

Salah satu target pemerintah, kata dia, menjadikan Makassar sebagai kota duniaNah, salah satu fasilitas mendasar yang wajib dipenuhi pemerintah untuk kebutuhan warganya adalah ketersediaan air bersih yang menjangkau seluruh masyarakat.(rif)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hatta: Manajemen Pelabuhan Merak Belum Bagus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler