Warga Murka Kena Dampak Proyek Pembangunan Tol Kertosono

Minggu, 13 Agustus 2017 – 01:42 WIB
Warga protes terhadap pelaksana proyek tol. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, MADIUN - Ratusan orang memadati proyek Tol Mantingan Kertosono di Desa Sidorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Jatim dengan membentangkan sejumlah poster bernada kecaman.

Mereka menuntut pihak pelaksana proyek tol, yakni PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) memberikan ganti rugi jalan desa.

BACA JUGA: Tol Fungsional Ini Ditutup, Pemudik Kecewa Banget

Pasalnya, jalan desa itu kini terkena dampak mega proyek nasional tersebut.

Ini merupakan aksi keempat. Sebelumnya, mereka sudah pernah melakukan dialog dengan pihak PT NKJ, tapi tidak pernah ada kata sepakat.
Tuntutan warga, yakni ingin dibuatkan jalan terowongan akses jalan tembus ke sawah mereka.

BACA JUGA: Wuihh..Makam 599 Jenazah Dipindahkan

Mereka juga menanyakan uang ganti rugi tanah jalan pertanian yang merupakan tanah kas desa (TKD) yang terkena tol.

Selain itu, warga juga menuntut agar pihak pelaksanan tol mengembalikan fungsi saluran pengairan .

Setelah dilakukan diskusi antara pihak warga, pemerintah desa dan pihak pelaksanana proyek Tol Mantingan Kertosono selama kurang lebih dua jam membuahkan hasil.

Meski pihak pelaksanana tol tak mampu menuruti permintaan warga atas pembangunan underpass maupun overpass.

"Pihak pelaksana tol berencana akan membangunkan frontage atau akses jalan warga dengan menuju arah over pass yang tak jauh dari jalan warga yang terdampak proyek tol<" ujar Charles Lendra, pimpinan proyek NKJ Paket 3.(end/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler