Warga Sedang Bertarawih, Lima Pasang Muda Mudi Ini Malah Indehoi

Jumat, 24 Juni 2016 – 07:37 WIB
Beberapa muda mudi yang terjaring razia Satpol PP Kota Pekalongan, Senin (20/6) malam. Foto: M Ainul Atho/Radar Pekalongan/JPG

jpnn.com - PEKALONGAN - Lima pasangan muda mudi yang bukan suami istri pada Senin malam lalu (20/6) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekalongan. Mereka digerebek saat sedang ‘ngamar’ di wilayah Krakalan, Kelurahan Panjang Wetan.

Kelima pasangan yang tertangkap basah sedang berasyik masyuk itu adalah  ES (19) dan AM (20), HZ (19) dan AY (22), DA (23) dan CR (25), W (19) dan TP (25), serta AA (19) dan DF 19).

BACA JUGA: Beginilah Keseharian Supriyanto Si Pembongkar Makam Ibu Kandungnya

Kasi Trantib Satpol PP Kota Pekalongan, Sudarno mengatakan, razia ke lokasi yang dikenal sebagai tempat penyewaan kamar itu dilakukan setelah adanya laporan dari warga. Penggerebekan pun dilakukan saat warga sedang tarawih.

“Saat tarawih ada laporan bahwa terdapat pasangan yang sedang ngamar di sana. Akhirnya anggota meluncur dan didapati lima pasang muda mudi,” tuturnya seperti diberitakan Radar Pekalongan (Jawa Pos Group).

BACA JUGA: Suami Jahat, 5 Tahun Tak Cium Istri Gara-gara Jerawat

Kelimanya langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Pekalongan untuk didata dan dibina. Menurut Suharno, sebagian dari pasangan mesum itu ada yang mengaku sudah beberapa kali menyewa kamar untuk indehoi di kawasan Krakalan.  “Jadi kebanyakan sudah pernah melakukannya,” tambah dia.

Setelah melakukan pendataan dan pembinaan, Satpol PP Kota Pekalongan lantas mengundang orang tua para pasangan mesum. Dari keterangan orang tua yang dipanggil diketahui bahwa tiga  dari lima pasang yang diamankan sudah berkomitmen dan berencana untuk menikah.

BACA JUGA: Buang Hajat di Sungai, Kecemplung...Innalillahi

“Untuk itu kami arahkan agar mereka yang sebenarnya sudah berencana menikah agar segera diresmikan,” kata Sudarno.

Salah satu pelaku yang berhasil diamankan, AA (19) mengaku sudah dua kali menyewa kamar di lokasi yang digerebek Satpol PP itu. Namun, warga Sampangan, Kelurahan Kauman itu mengaku sudah mau menikah.

“Dalam waktu dekat kami memang mau menikah. Tadi saya pamit ke orang rumah untuk buka bersama dan tarawih bareng teman-teman. Baru setelah buka bersama pacar, baru ke tempat itu,” jelasnya.(nul/jpg/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berebut Zakat Rp 50 Ribu, Belasan Lansia Pingsan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler