Warga Tasikmalaya Gagal Panen Ganja

Selasa, 20 Oktober 2020 – 21:42 WIB
Petugas menunjukan barang bukti tanaman ganja di Tasikmalaya, Selasa (20/10). Foto: ANTARA/HO-BNN Tasikmalaya

jpnn.com, TASIKMALAYA - BNN Tasikmalaya mengungkap keberadaan tanaman ganja yang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi dan dijual di sebuah rumah warga di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/10).

Kepala BNN Tasikmalaya Tuteng Budiman mengatakan, jajarannya telah menggerebek sebuah rumah warga di Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten dan mengamankan empat orang, salah satunya pemilik rumah.

BACA JUGA: Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas Satu Hektare di Bukit Barisan, Dua Pemuda Diringkus

"Hari ini kami lakukan penyergapan, selama ini ganja itu ditanam di polybag di atas rumahnya," kata Tuteng.

Petugas menemukan 45 tanaman ganja berbagai ukuran, tanaman ganja paling tinggi sekitar 1 meter yang diakui pemilik rumah inisial M (50) sengaja ditanam dengan bibit awal didapat dari orang lain.

BACA JUGA: Helikopter Polri Ketahuan Angkut Warga Jalan-jalan, Komisi III DPR Curiga

Barang bukti itu, lanjut dia, langsung diamankan, berikut empat tersangka untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Ia mengatakan, tersangka mengaku sudah bertahun-tahun menanam ganja untuk kebutuhan sendiri dan juga dijadikan lahan bisnis dengan cara menjualnya ke sejumlah daerah di Tasikmalaya dan luar kota.

BACA JUGA: Marinir Bergerak ke Kawasan Patung Kuda, Tak Ada Tembakan Gas Air Mata

"Dia pemakai ganja, jadi supaya tidak rugi, dia tanam dan jual ganja juga," kata Tuteng.

Menurut dia, kasus tersebut terungkap berdasarkan laporan masyarakat, kemudian dilakukan pengintaian hingga akhirnya terbongkar.

Kasus itu, lanjut dia, akan terus dikembangkan karena disinyalir ada tempat lain yang sengaja menanam ganja untuk dikonsumsi sendiri maupun dijual.

"Akan kami kembangkan terus," katanya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Ganja   BNN   Tasikmalaya  

Terpopuler