Warga VS Polisi, Kompolnas: Masa Cuma Warganya yang Diperiksa?

Kamis, 17 September 2015 – 10:20 WIB
Ilustrasi. Foto: Dok. JPNN.com.

jpnn.com - JAKARTA - Insiden bentrokan antara aparat kepolisian dan warga di Boalemo, Gorontalo, pada Sabtu (12/9) mendapat perhatian Kompolnas. 

Pasalnya, dalam insiden tersebut yang diperiksa hanya warga sipil saja. Sedangkan aparat kepolisian yang terlibat tidak diperiksa.

BACA JUGA: Wah.. Ruangan Karaoke Ada Tempat Tidurnya, Bisa untuk Hohohihi

"Siapapun yang terlibat dalam bentrokan tersebut harus diproses, termasuk polisi. Tidak boleh ada diskriminas‎i dalam penegakan hukum," tegas Hamidah Abdurahman, anggota Kompolnas kepada JPNN.com, Rabu (16/9) malam.

Beberapa rumah warga dan toko hancur dalam insiden tersebut. Karena marah, warga ramai-ramai membakar sepeda motor salah satu polisi.
‎  
Kejadian di sentral Tilamuta ini mendapat kecaman banyak pihak karena sedang berlangsung festival Boalemo. Padahal selama ini Boalemo dikenal aman.

BACA JUGA: Astaga, Bocah Ini Colong HP, Sembunyikan di Celana Dalam

‎Polisi sudah menyampaikan ada 10 nama yang terlibat bentrok. Tetapi kesemuanya warga sipil. Dari oknum polisi sama sekali tidak ada, termasuk polisi yang sepeda motornya dibakar. 

"Senin (21/9) depan kami akan turun ke Boalemo untuk menyelidiki kasus ini," kata Hamidah. "Kalau memang ada anggota Polri yang terlibat, kami akan minta Propam untuk memeriksanya." (esy/jpnn)

BACA JUGA: Astaghfirullah... Guru Ngaji Laknat Cabuli Enam Santriwati

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bapak Biadab.. Garap Anak Angkat Sampai Sepuluh Kali, Begini Jadinya...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler