Warkop Digital Bakal Hadirkan Cyber Academy di 1.341 Desa

Selasa, 21 Desember 2021 – 14:29 WIB
Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Cybers Bengkulu Indonesia untuk mendigitalisasi UMKM dengan rencana menghadirkan Warkop Digital di 1.341 desa. Foto: dok pribadi for JPNN

jpnn.com, BENGKULU - Untuk mempercepat target target Indonesia Digital 2021-2024, Warkop Digital telah bergerak untuk mengakselerasi digitalisasi Indonesia yang dimulai dari desa.

Sumber daya manusia di desa tidak boleh luput dari keterlibatan Go Digital 2021-2024, sebab talenta-talenta pedesaan yang fasih digital akan memberikan dukungan ekonomi UMKM digital yang bakal menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

BACA JUGA: Kebakaran Gedung Cyber Menewaskan 2 Siswa SMK, Ini Langkah Polisi

Oleh karena itu, untuk menciptakan agen-agen digital di pedesaan yang sejalan dengan program Indonesia Digital, Warkop Digital menyediakan pelatihan online Cybers Academy di tiap desa.

Cybers Global Indonesia menyediakan platform edukasi terbarukan berbasis digital yang disebut Cybers Academy.

BACA JUGA: Polisi Olah TKP Kebakaran Gedung Cyber 1, Hasilnya?

Platform ini menghadirkan metode pembelajaran yang uni, praktis, fleksibel, dan menyenangkan, bahkan bisa diakses oleh siapa pun dan dari mana saja di seluruh Indonesia.

Variasi konten yang ditawarkan terdiri dari pendidikan formal dan nonformal, yang disajikan lewat perspektif kreatif dengan trainer-trainer berkualitas.

BACA JUGA: Riza Patria Menyerahkan Penyelidikan Penyebab Kebakaran Gedung Cyber ke Polisi

Cybers Academy hadir di Warkop Digital di setiap desa dan akan menjadi salah satu dari platform digital hub yang ditawarkan Warkop Digital.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyadari betapa pentingnya untuk mentransformasi desa-desa Bengkulu ke arah digital, bukan hanya untuk mencapai komitmen Industri 4.0 pemerintah pusat, tetapi digitalisasi ekonomi juga membuktikan kesinambungan di kala pandemi COVID-19.

"Termasuk semua jenis UMKM dan koperasi, kegiatan di pedesaan termasuk pelayanan administrasi dan Adminduk sudah harus bertransformasi ke era digital," papar Gubernur Rohidin Mersyah saat Launching Warkop Digital pada Desa Digital dan Desa Wisata, di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin mengatakan kehadiran Warkop Digital yang diinisiasi oleh Cybers Global Indonesia bisa menggerakkan ekonomi desa dengan pendekatan digital.

"Saya kira untuk pendekatan bisnis anak-anak kekinian di era digital jelas sangat penting, sehingga kemandirian desa betul-betul terjamin," terangnya.

Selain bisnis kopi yang telah menjadi komoditas unggulan Bengkulu, Warkop Digital juga bisa menjadi tempat memasarkan komoditas unggulan desa-desa terkait, contohnya bawang merah hasil pertanian Desa Karang Jaya.

Warkop Digital juga wadah untuk pencari kerja dengan menawarkan bursa kerja yang dinamakan Talent Hub, termasuk memberikan pelatihan-pelatihan kerja yang sedang diminati saat ini antara lain Digital Marketing, Developer Website, hingga pelatihan untuk bisnis kopi seperti barista dan pemasaran usaha kopi.

Agen-agen digital juga bisa meraup untung dengan pendapatan dari transaksi digital seperti QRIS, PPOB, POS Online, listrik, PDAM, dan lain-lain.

Kehadiran Warkop Digital dan Cybers Academy akan membantu percepatan Indonesia Digital 2021-2024 melalui usaha kopi kekinian, dengan memanfaatkan komoditas kopi terbaik Indonesia, salah satunya kopi Robusta Bengkulu yang sudah terkenal kualitasnya dan bahkan mendapat penghargaan internasional AVPA di Prancis.

Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Cybers Bengkulu Indonesia untuk mendigitalisasi UMKM dengan rencana menghadirkan Warkop Digital di 1.341 desa.

Selain di Bengkulu, Warkop Digital akan hadir di 8.490 kelurahan dan 75.436 desa di seluruh pelosok Indonesia sejalan dengan target pemerintah 30 Juta UMKM Go Digital pada 2030 dan sebagai akselerasi Program Konektivitas Digital 2021. (dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler