Wasekjen PKB Sindir Amien Rais: Baru Datang Sudah Mengatur

Senin, 22 Juli 2019 – 13:36 WIB
Jazilul Fawaid. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (Wasekjen PKB) Jazilul Fawaid tidak sepakat dengan usulan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, soal syarat rekonsiliasi salah satunya adalah pembagian porsi kursi 55:45.

Jazilul menegaskan bahwa koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo–Ma’ruf Amin, tidak pernah mensyaratkan bagi-bagi kursi. Karena itu, Jazilul heran kalau ada partai di luar koalisi yang tiba-tiba datang mengatur-atur.

BACA JUGA: Tidak Seperti Pak Amien Rais, Zulkifli Hasan Enggak Pakai Syarat

"PKB, Nasdem, PDIP, Golkar, atau semua partai yang tergabung itu tidak mensyaratkan bagi-bagi kursi. Ini aneh, tamu baru datang malah ngatur-ngatur,” kata Jazilul kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/7).

BACA JUGA: PKB ke Amien Rais: Kalau Kritiknya Kasar, Kasihan Sendiri

BACA JUGA: Golkar, PKB dan Gerindra, Kalau Pimpin MPR Mau Ngapain?

Dia menegaskan bahwa syarat rekonsiliasi bukan bagi-bagi kursi. Tetapi, rekonsiliasi bersama-sama membangun negara, baik di dalam maupun di luar pemerintahan.

“Kalau kemudian mensyaratkan ini itu, saya yakin Pak Jokowi dan partai-partai koalisi akan keberatan dengan cara itu. Karena di dalam koalisi sendiri tidak pernah itu berkoalisi dengan cara bagi-bagi kursi,” katanya.

BACA JUGA: Serangan Balik Buat PKB, Wasekjen PAN: Mereka Takut Jatah Kursi Menteri Berkurang

Anggota Komisi III DPR ini menyatakan, Jokowi dan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) keberatan dengan cara rekonsiliasi dengan syarat bagi-bagi kursi.

“Mungkin Pak Amien Rais punya khayalan lain terkait kekuasaan dan Pak Jokowi pasti tidak suka dengan cara begitu. Saya yakin Pak Jokowi tidak suka dengan cara pola memandang negara seperti bagi-bagi kue  begitu,” ungkap dia.

BACA JUGA: Amien Rais Pengin PAN Jadi Oposan, Zulkifli Pilih Dukung & Doakan Jokowi - Ma’ruf

Jazilul pun mengimbau untuk move on, dan membangun bangsa bersama-sama dengan cara negarawan, bukan politik dagang sapi. “Sudahlah, menurut saya, move on lah bahwa negara ini perlu bersama-sama dibangun, tetapi tidak dengan cara transaksional politik dagang sapi, namun dengan cara negarawan. Semuanya, baik yang dikoalisi itu juga ingin bangsa ini dibangun dengan bersama-sama,” paparnya.

Dia menegaskan kalau Amien merasa permintaannya tidak diakomodasi akan memilih oposisi, itu jauh lebih bagus. Oposisi juga mulia, dan bukan tidak memberikan kontribusi. “Memberikan kontribusi kepada pemerintah di luar pemerintahan itu namanya oposisi,” katanya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PKB Sebut Lukman Menag Gagal, Wasekjen PPP: Mereka mah Begitu


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Jazilul Fawaid   Amien Rais   PKB   PAN  

Terpopuler