Wasit Laga PSIS Kontra PSMS Terancam Dipecat

Minggu, 24 September 2017 – 18:31 WIB
Edy Rahmayadi memberikan keterangan di Medan (23/9/2017). foto : nin/pojoksumut

jpnn.com, MEDAN - PSMS Medan telah melayangkan surat protes ke PSSI.

Ini terkait insiden pemukulan yang menimpa pemain PSMS, Derry Erlangga pada menit ke-65 saat menghadapi tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Kebondalem, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (21/9) lalu.

BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Djanur Mau Tangani PSMS Medan

Akibat insiden itu, bibir Derry berdarah lantaran dipukul pemain PSIS.

PSMS kecewa lantaran wasit asal Makassar, Muslimin tidak memberikan hukuman apapun untuk pemain yang melakukan kekerasan. 

BACA JUGA: Banyak Pemain, PSPS Memiliki Banyak Pilihan Formasi

Usai pertandingan, manajemen Ayam Kinantan-julukan PSMS, pun langsung melayangkan surat protes ke PSSI.

Terkait insiden tersebut, Ketua PSSI, Edy Rahmayadi menegaskan akan menjatuhkan sanksi kepada wasit yang memimpin laga PSIS versus PSMS.

BACA JUGA: Kalah di Laga Perdana, Djanur Bidik Amunisi Baru

“Kita proses. Kita lihat nanti, kalau memang mukul begitu (pemain tak ditindak), wasit kita pecat,” tegasnya di Medan, Sabtu (23/9).

Edy menegaskan, sepakbola tentang sportifivitas sehingga harusnya jauh dari aksi pukul. “Jelas main bola bukan untuk memukul. Harus kita proses (laporan tersebut),” ungkapnya.

Pun setengah bercanda, Edy mengatakan pemain yang jadi korban juga salah. “Satu yang salah yang dipukul, kok mau dipukul. Kan jelas-jelas dipukul itu kelihatan. Karena tak terlatih, tak bisa mengelak,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat lawan PSIS, Ayam Kinantan-julukan PSMS, sempat unggul lebih dahulu pada babak pertama lewat gol Dimas Drajad pada menit ke-27.

Namun, harus takluk lewat dua gol tuan rumah masing-masing pada menit 48 lewat gol Melcior Majefat dan Agung pada menit 87. (nin)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Usai Bantai Biak 5-0, Persebaya Pimpin Grup C


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler