WBP dan Petugas Rutan Salemba Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga

Kamis, 09 September 2021 – 18:47 WIB
Jajaran petugas pemasyarakatan Rutan Kelas I Salemba menggelar doa bersama dan tabur bunga dengan ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Jakarta Pusat, Kamis (9/9/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Rumah Tahanan Klas I Salemba Jakarta Pusat Yohanis Varianto menyampaikan bahwa pihaknya bersama ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) turut berdukacita atas musibah kebakaran Lapas Klas I Tangerang, Banten, yang mengakibatkan 41 (data terbaru 44) orang meninggal dunia. 

Petugas pemasyarakatan Rutan Salemba bersama ribuan WBP menggelar doa bersama dan tabur bunga sebagai ungkapan dukacita atas peristiwa kebakaran tersebut. 

BACA JUGA: Kemenkumham Minta Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Membantu Tim DVI Polri

"Terkait bencana yang terjadi di Lapas Tangerang, seluruh jajaran berserta seluruh warga binaan melakukan doa dan zikir bersama. Doa zikir dilakukan di masjid, vihara, dan gereja. Kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya 41 warga binaan Lapas Tangerang atas kejadian kemarin," kata Yohanis di Rutan Salemba Jakarta Pusat, Kamis (9/9). 

Yohanis menjelaskan  kegiatan doa bersama dilakukan di tiga tempat ibadah, yakni Masjid At-Taubah bersama para santri, di Gereja Bethesda bersama para siswa sekolah Alkitab Tumbuh Bersama (SATB), dan di Vihara Sosial Ce San Kung Rutan Klas 1 Salemba.

BACA JUGA: Kebakaran Lapas Tangerang, Habib Aboe Minta Ditjen PAS Lakukan Penyelidikan Mendalam

Pelaksanaan doa bersama dan aksi tabur bunga dilakukan sebagai bentuk rasa empati kepada para keluarga warga binaan.

Setelah melakukan doa bersama, Yohanis Varianto memimpin kegiatan tabur bunga di atas keranda jenazah, kemudian diikuti para warga binaan.

BACA JUGA: Mensos Tunggu Koordinasi Bantu Keluarga Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

Salah satu warga binaan bahkan tak kuasa menahan air mata saat melakukan tabur bunga. 

Narapidana kasus narkotika, Bogi Ferdiansyah, mengaku terpukul atas musibah yang menimpa puluhan warga binaan di Lapas Tangerang.

"Kami keluarga besar warga binaan Rutan Salemba Jakpus berbelasungkawa atas berpulangnya keluarga saya di Lapas Tangerang," kata dia yang sudah menjalani hukuman kurang lebih 6 tahun penjara itu. (antara/jpnn) 

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler