Wow, Petisi Afirmasi PPPK Guru Berdasarkan Masa Kerja dan NUPTK Sudah 25.000 Tanda Tangan

Selasa, 14 September 2021 – 23:20 WIB
Dukungan tanda tangan untuk petisii Tambahkan Afirmasi PPPK Guru Berdasarkan Masa Kerja dan NUPTK dari guru honorer terus mengalir. Foto: Sreenshot layar komputer/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Dukungan untuk petisi yang dibuat Pengurus Forum Honorer Nonkategori Dua Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (FHNK2 PGHRI) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terus mengalir.

Hingga Selasa (14/9) malam, petisi berjudul Tambahkan Afirmasi PPPK Guru Berdasarkan Masa Kerja dan NUPTK di laman charge.org sudah didukung lebih 25.000 tanda tangan.

BACA JUGA: Banyak Peserta Tes PPPK Guru 2021 Tumbang, Honorer Ajukan Petisi, Galang 100 Ribu Tanda Tangan

Sebelumnya, pengurus FHNK2 PGHRI Kabupaten Banyuwangi Mohamad Sanur menargetkan petisi tersebut diteken 100 ribu tanda tangan.

Petisi tambahkan afirmasi PPPK tersebut dibuat sebagai bentuk aspirasi kepada pemerintah setelah banyak peserta tes PPPK guru 2021 tahap I tumbang di hari pertama seleksi kompetensi, Senin(13/9).  

BACA JUGA: Ini Jadwal Pengumuman Kelulusan PPPK Guru Tahap I, Ada 2 Kesempatan Lagi

Sanur memperkirakan pada hari kedua, Selasa (14/9), banyak lagi guru honorer berguguran karena tidak memenuhi passing grade atau nilai ambang batas. Dia juga mendapat data banyak honorer non-K2 tidak lulus passing grade.

Diketahui, passing grade PPPK guru 2021 meliputi kompetensi teknis sesuai mata pelajaran (mapel) yang diampu (kisaran 220 sampai 325), kompetensi manajerial dan sosiokultural 130, dan wawancara 24.

BACA JUGA: Penjelasan Panselnas soal Nilai Tes PPPK 2021, Guru Honorer Jangan Kecewa Dulu

Atas kondisi itu, FHNK2 PGHRI berinisiatif menggalang 100 ribu tanda tangan untuk mengajukan petisi kepada pemerintah agar ada tambahan afirmasi bagi seluruh guru honorer K2 dan non-K2.

"Hati kami tersayat-sayat karena kemarin (13/9) banyak guru honorer usia 35 tahun ke atas dari FHNK2 PGHRI gagal melampaui passing grade PPPK guru 2021," kata Sanur kepada JPNN.com, Selasa (14/9).

Dia menjelaskan petisi yang targetnya 100 ribu tanda tangan itu tidak hanya menyasar honorer non-K2 tetapi juga K2.

Sanur berharap honorer peserta tes PPPK guru 2021 yang tanda tangan petisi itu lebih dari 100 ribu orang agar pemerintah mau memberikan kebijakan khusus.

"Isi petisi kepada pemerintah adalah minta tambahan afirmasi bagi guru honorer yang masa pengabdian lama dan memiliki nomor unik pendidik tenaga kependidikan atau NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan),” ungkap Sanur.

Hingga pukul 23.20 WIB, Selasa, petisi Tambahkan Afirmasi PPPK Guru Berdasarkan Masa Kerja dan NUPTK di laman charge.org sudah mendapatkan lebih 25.000 tanda tangan. (fat/esy/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : M. Fathra Nazrul Islam, Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler