Ya Ampun! Bibir Balita Ini Dower Gara-Gara Minum Minuman Jelly, Ini Fotonya

Sabtu, 09 Januari 2016 – 10:02 WIB
Ibu Raka Aditiya Zulfadi, 5, menunjukkan minuman royal jelly yang membuat bibir anaknya bengkak. Foto: Batam Pos / JPNN

jpnn.com - SEIBEDUK - Raka Aditiya Zulfadi, 5, Warga Perumahan Bukit Kemuning Kelurahan Mangsang RT 01 RW 16 Blok D2 No 11. Harus dilarikan ke klinik Prima Dati Panbil Mukakuning. Akibat mengkonsumsi minuman kemasan bermerk Jelly Segar, Kamis(7/1) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ibu korban, Sri Nengsih, 37, mengatakan, anaknya meminum-minuman kemasan merek Jelly Segar sekitar pukul 21.00 WIB. Minuman tersebut dibeli dari warung yang tidak jauh dari lokasi rumahnya.

BACA JUGA: Warga Geger! Ditemukan Orok Bayi Laki-laki

Setelah meminum-minuman tersebut, beberapa menit kemudian anaknya mendadak mual - mual, dan bibirnya pun mengalami gatal-gatal yang tidak kunjung berhenti, sampai mengakibatkan bagian bibir membengkak.

Melihat kondisi anaknya yang terus merasakan gatal-gatal, akhirnya berinisiatif membawa anaknya tersebut ke klinik Prima Dati yang ada di Panbil Mukakuning. 

BACA JUGA: Dituduh Peluk PNS Perempuan, Pak Bos: Aku Hanya Menunjuk Tato di Tangannya

Dia menuturkan setelah anaknya selesai melakukan pemeriksaan oleh dokter klinik, diketahui anaknya mengalami alergi zat perasa yang ada dalam minuman tersebut, sehingga mengakibatkan bibirnya mengalami gatal-gatal dan langsung membengkak.

"Saya langsung bawa, dan periksa ke Klinik, hasil dari pemeriksaan dokter ternyata, anak saya mengalami keracunan zat perasa yang ada dalam minuman itu, sehingga mengakibatkan anak saya menjadi alergi," ungkapnya.

BACA JUGA: Alamak! Pak Bos Peluk PNS Perempuan di Ruang Kerjanya...Suaminya Ngamuk

Sri juga menambahkan bahwa anaknya tersebut, tidak pernah mengalami penyakit alergi, dan hanya baru kali ini terjadi setelah anaknya meminum-minuman tersebut.

"Kalau anak saya sudah sering meminum-minuman itu, tapi baru pertama kali mengalami kejadian ini" terangnya.

Dia berharap supaya minuman tersebut tidak beredar lagi dan dipasarkan diluar, agar apa yang dialami anaknya tidak terjadi pada anak yang lain.

"Saya maunya sih, ingin meminta penjelasan kepada distributor terhadap masalah minuman kemasan ini, supaya nantinya tidak ada korban lagi," pungkasnya.

Sementara itu, di dalam kemasan minuman, diketahui bahwa minuman tersebut diproduksi oleh PT. Tirta Karya Makmur Sumatera Utara. Dan tertera juga masa berlaku minuman masih lama, yakni pada tanggal 20 April 2017. (cr20/ray)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tolonggg.. Pasien RSUD Badarudin Tanjung Banyak Bangeeettt


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler