Yakin Jokowi 2 Periode, Genjot Revisi UU ASN demi Honorer K2 jadi PNS

Kamis, 21 Maret 2019 – 06:53 WIB
Massa honorer K2 menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Selasa (30/10). Foto: Ricardo/ JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) Lukman Said menyatakan akan menghadiri silaturahmi nasional (Silatnas) honorer K2 Indonesia dengan Presiden Joko Widodo. Agenda yang dua kali diundur waktunya itu, rencananya bakal digelar di Jawa Barat.

Namun, agendanya tidak hanya membahas masalah honorer K2 tapi dirangkaikan dengan deklarasi dukungan terhadap Jokowi dua periode.

BACA JUGA: Kapan sih Pengumuman Kelulusan PPPK? Belum Jelas

"Jika benar agenda ini dilaksanakan, saya akan hadir. Karena saya sevisi dengan honorer K2," kata Lukman kepada JPNN, Kamis (21/3).

BACA JUGA: Kapan sih Pengumuman Kelulusan PPPK? Belum Jelas

BACA JUGA: Silatnas Honorer K2 Tetap akan Digelar, Lokasi Berpindah, Di Mana?

Politikus PDIP ini optimistis, Jokowi akan tetap memperjuangkan nasib honorer K2 menjadi PNS. Bila nanti bisa lanjut dua periode, revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi pintu masuk menjadi honorer menjadi PNS akan digenjot.

"Kan sudah ada buktinya beliau mengeluarkan surat perintah presiden (surpres agar menteri terkait membahas revisi UU ASN di DPR, red). Namun, kan tersendat di bawah. Jadi bukan salah presiden," ujarnya.

BACA JUGA: Pak Sandi Bilang, Seluruh Honorer K2 Layak Diangkat jadi PNS

ADKASI, lanjutnya, sudah menyampaikan tentang nasib honorer K2 kepada presiden. Sayangnya, presiden tidak punya pintu masuk untuk membuat regulasi bagi honorer K2 menjadi PNS. Revisi UU ASN masih berjalan di tempat.

BACA JUGA: Para PNS Bakal Rapelan, Berikutnya THR dan Gaji ke-13

"Insyaallah dengan dukungan seluruh honorer K2, pemerintah akan membuat kebijakan yang mengantarkan ke status PNS," tandasnya. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kucuran DAU ke Pemda yang tak Mampu Gaji PPPK Bisa Picu Kegaduhan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler