Yakin Saat Gempa Lombok, Jemaah Masjid Jabal Nur Ada 2 Saf

Rabu, 08 Agustus 2018 – 11:39 WIB
Masjid Jabal Nur di Desa Tanjung, Lombok Utara yang roboh dan menaranya miring akibat gempa berkekuatan 7 SR pada Minggu lalu (5/8). Foto: Elfany Kurniawan/JPNN

jpnn.com, LOMBOK - Tarna salah satu tokoh masyarakat di Dusun Lading-Lading, kawasan gempa Lombok terdampak paling parah menyebutkan, jemaah di Masjid Jabal Nur pada saat insiden berlangsung ada dua saf.

Pasalnya, ketika kejadian, dia berada di dekat masjid dan sempat menyelamatkan cucunya dari reruntuhan.

BACA JUGA: Berbelasungkawa untuk Lombok Utara, Mahathir Hubungi Jokowi

Dengan begitu, dia meyakini ada sekitar 30 orang yang melaksanakan salat Isya berjamaah.

Namun, ketika dilakukan pencarian baru lima orang yang ditemukan. Dua selamat dan tiga tewas.

BACA JUGA: Kisah Para Turis tentang Kondisi Gili Trawangan Pascagempa

“Memang warga sekitar belum ada yang melapor kehilangan anggota keluarga. Tetapi, pada saat itu ada acara zikir bersama, dan banyak warga luar desa yang hadir,” kata dia di lokasi, Selasa (7/8).

Untuk itu, dia khawatir, masih ada korban dari desa lain yang tertimbun reruntuhan.

BACA JUGA: Pelni Angkut Bantuan Kemanusiaan ke Lombok

Dia berharap, petugas gabungan dari Basarnas, Polri, dan TNI tetap berkoordinasi dengan mereka meski pasukan kemanusiaan telah digeser ke kawasan lain.

“Kami sudah bertukar kontak telepon. Kini alat berat dan anggota sudah bergeser. Ke depannya kalau ada perkembangan, kami akan lapor ke posko,” tegas dia. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga KLU Inginkan Menara Masjid Miring Dirobohkan Saja


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler