Yakinlah, Pengusutan Korupsi Kemah dan Apel Tak Dipolitisasi

Rabu, 28 November 2018 – 23:45 WIB
Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: Elfany/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menerangkan, pihaknya akan bersikap profesional dalam pengusutan kasus dugaan korupsi dana kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia.

Hal tersebut menepis tuduhan sejumlah pihak soal dugaan kasus itu dipolitisasi demi kepentingan kelompok tertentu.

BACA JUGA: Polisi Diminta Usut Asal Usul Duit Rp 2 M Dahnil dan Fanani

“Itu Polda Metro Jaya tidak akan menyampaikan ke publik sebelum kasusnya itu betul-betul secara komprehensif,” kata Dedi di Jakarta, Rabu (28/11).

Dia juga meminta publik bersabar, karena pengusutan itu perlu kehati-hatian.

BACA JUGA: Taufik Gerindra Tuding Kasus Dana Kemah Pesanan Penguasa

“Harus sabar dalam proses penyidikan, kami kedepankan asas kehati-hatian dan asas praduga tak bersalah,” imbuh dia.

Jenderal bintang satu ini menambahkan, kasus dugaan penyimpangan dana kemah pemuda Islam murni ditangani Polda Metro Jaya. Mabes Polri tak terlibat dalam penyidikan.

BACA JUGA: Dahnil dan Ahmad Fanani Coreng Wajah Bersih Muhammadiyah

“Kecuali melibatkan locus (tempat kejadian) beberapa polda, baru Mabes Polri yang akan mengambil alih dan melaksanakan supervisi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Dahnil menilai pemanggilannya sebagai saksi kasus dugaan korupsi kegiatan kegiatan kemah Pemuda Islam Indonesia 2017 sebagai sesuatu yang dicari-cari dan merupakan konsekuensi sikapnya mengkritik pemerintah.

"Yang jelas saya sejak awal paham betul konsekuensi dari sikap saya mengkritisi pemerintah, kemudian bersikap terhadap pemerintah. Jadi saya termasuk terhadap pihak aparatur keamanan. Jadi kemudian sekarang gak tahu dicari-cari (kesalahan) apa, nanti masyarakat yang akan menilai," kata Dahnil di Polda Metro Jaya, Jumat (23/11). (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aneh, Aktivis Antikorupsi kok Teriak-Teriak Rekayasa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler