Ya...Terpaksa Beli Cabai Busuk, Lebih Murah

Senin, 09 Januari 2017 – 08:24 WIB
Harga cabai di Pasar Cikampek makin mahal dalam sepekan terakhir. Akibatnya tak sedikit warga memilih cabai yang kondisinya sudah busuk. Foto: Aep Saepulloh/Pasundan Ekspress/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Harga cabai rawit di sejumlah pasar di daerah Karawang, Jawa Barat, mencapai Rp 130 ribu per kilogram.

Akibatnya, sejumlah warga Karawang lebih memilih cabai busuk yang harganya jauh lebih murah, yakni Rp 65 ribu.

BACA JUGA: Hati-Hati, Ada Penjual Cabai Oplosan!

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Baru Karawang, Iwan mengaku mahalnya harga cabai rawit saat ini menyebabkan sejumlah warga membeli cabai busuk.

"Memang saat ini banyak juga warga yang membeli cabai rawit busuk. Belinya tidak banyak hanya seperempat, kadang itu pun mereka campur dengan cabai rawit yang masih bagus," ujar Iwan, kemarin.

BACA JUGA: Cabai Mahal, Pedagang Sambal Pecel Gigit Jari

Dikatakan, harga cabai rawit busuk memang lebih murah. Bahkan dirinya mengaku menjual harga setengahnya.

"Saat ini harga cabai rawit Rp130 ribu per kilogram, karena memang permasalahan pasokan yang kurang dari pasar induk. Kalau cabai rawit busuk saya jual setengahnya dari Rp 50 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram," katanya.

BACA JUGA: Harga Tembus Rp 180 Ribu/Kg, Cabai Setan Makin Seram

Ia mengatakan, warga yang biasa membeli cabai rawit busuk biasanya akan digunakan untuk berdagang, seperti digunakan untuk membuat sambal.

"Tidak seutuhnya busuk, warga kadang-kadang pilih-pilih, mana yang masih layak atau nggak," katanya.

Iwan mengaku, cabai busuk biasanya dijual kepada sejumlah pengepul yang akan menggunakannya sebagai campuran pembuatan saos atau sambal dari para pengusaha rumahan.

"Kalau asalnya pembuatannya saya kurang tahu, saya cuma jual ke pengepul khusus cabai busuk yang datang ke sini," ucapnya, seperti diberitakan Pasundan Ekspres (Jawa Pos Group).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Karawang, Abdul Aziz mengimbau kepada warga untuk tidak mengkonsumsi cabai busuk. Menkonsumsi cabai busuk dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan.

"Ya jangan lah, nama juga sudah busuk. Kita khawatirkan akan mengkonsumsinya. Jadi kami menghimbau warga untuk tidak menggunakan cabai rawit busuk," ujarnya.

Untuk mengakali setiap harga cabai yang meroket, Aziz mengimbau agar warga untuk melakukan gerakan menanam di perkarangan rumah.

"Lebih bagus warga mulai menanam cabai di rumah. Ketika harga cabai naik, mereka tidak perlu bingung," terangnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga cabai rawit saat ini, masih disebabkan karena minimnya pasokan dari wilayah sentral cabai ke sejumlah pasar induk yang menjadi langganan para pedagang tradisional di Karawang.

"Mudah-mudahan kondisi panen di sentral cabainya semakin membaik," pungkasnya. (use/din)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga-harga Naik Semua, Susah Jualnya


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler