YKPI dan KPKP Kabupaten Tangerang Kampanyekan Deteksi Dini Kanker Payudara

Kamis, 17 Februari 2022 – 23:44 WIB
Waspadai ciri-ciri kanker payudara TNBC. Foto: AMDC

jpnn.com, TANGERANG - Memperingati Hari Kanker Sedunia 2022, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan Komunitas Peduli Kanker Payudara (KPKP) Kabupaten Tangerang menandatangani kerja sama untuk meningkatkan upaya deteksi dini kanker payudara.

Deteksi dini tersebut diperkuat dengan proyek percontohan telemonitoring ECHO (Estension of Community Healthcare Outcomes).

BACA JUGA: Hari Kanker Sedunia, MPR Minta Penderita dan Penyintas Diberi Perawatan dan Edukasi

Kerja sama ini didukung oleh Pusat Kanker Nasional RS Kanker Dharmais yang akan bertindak sebagai pengampu, RSUD Tangerang sebagai rumah sakit yang diampu, serta Roche Indonesia yang merupakan mitra kerja Project ECHO global di Indonesia.

Berdasarkan data Globocan pada 2020, kanker payudara merupakan jenis kanker tertinggi di Indonesia dengan 16,6 persen atau 65.858 kasus baru dengan tingkat kematian lebih dari 22 ribu jiwa.

BACA JUGA: Edukasi dan Deteksi Dini Penting Cegah Kanker

Sekitar 70 persen kanker payudara terdeteksi pada stadium lanjut sehingga promosi deteksi dini, diagnosa, serta akses penatalaksanaan dinilai sangat penting.

"Kondisi kanker payudara di Indonesia ini cukup memprihatinkan dan perlu menjadi perhatian seluruh stakeholder untuk bersama-sama bergandengan tangan, bekerja sama, dan sama-sama bekerja menekan kejadian kasus baru kanker payudara stadium lanjut sebagai bagian dari upaya membangun kesehatan masyarakat yang lebih baik," kata Ketua YKPI Linda Agum Gumelar, Rabu (16/2).

BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Penderita Kanker Tidak Berani Lakukan Deteksi Dini

Dia menjelaskan prinsip dari pilot project sesuai dari ECHO ialah mempergunakan teknologi untuk memperkuat sumber daya yang sulit terjangkau melalui fasilitas online, teleconferencing, dan video recording.

Target peserta pelatihan pada pilot project ini adalah tenaga kesehatan, kader kesehatan, dan komunitas KPKP Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan data Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang sebagai RS rujukan tingkat Provinsi Banten, angka penderita kanker payudara di Provinsi Banten cukup tinggi.

Pada 2019, pasien kanker payudara yang berobat sebanyak 4.289 orang, 12 persen di antaranya merupakan pasien baru.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang Yuli Zaki Iskandar mengatakan, kebanyakan dari pasien di RS Kabupaten Tangerang memiliki kanker payudara stadium lanjut dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi.

"Kami terus berikan pemahaman kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya perempuan kader PKK desa untuk mendeteksi lebih awal akan bahaya kanker payudara," ujar Yuli. (mcr9/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Dea Hardianingsih, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler