Yudia Ramli dan Nina Agustina Segera Bahas Pengembangan Kawasan Wisata di Bendungan Cipanas

Rabu, 10 Juli 2024 – 10:20 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Pj Gubernur Jawa Barat j Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Bupati Indramayu Nina Agustina memutarkan miniatur keran air yang menandai peresmian Bendungan Cipanas, Selasa (9/7). Foto: Dokumentasi Humas Pemkab Sumedang

jpnn.com, SUMEDANG - Bendungan Cipanas yang berada di Desa Cibuluh, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang dan Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu diresmikan pada Selasa (9/7).

Peresmian Bendungan Cipanas yang merupakan proyek strategis nasional ditandai dengan pemutaran miniatur keran air oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli, dan Bupati Indramayu Nina Agustina.

BACA JUGA: Bendungan Cipanas Diresmikan, Bupati Nina Sebut 6.000 Hektare Sawah Indramayu Dapat Terairi

Bendungan Cipanas merupakan bendungan multiguna yang dibangun dari tahun 2016 memiliki daya tampung air 250 juta meter kubik dan luas genangan 1.315 hektare dan memiliki tinggi 71,7 meter dengan menghabiskan biaya pembangunan Rp 2 triliun.

BACA JUGA: Pj Bupati Yudia Ramli Optimistis Musrenbangnas Tonggak Terwujudnya Indonesia Emas 2045

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli mendampingi Wapres Ma'ruf Amin di acara peresmian Bendungan Cipanas, Selasa (9/7). Foto: Dokumentasi Humas Pemkab Sumedang

“Bendungan ini sangat bermanfaat untuk dua daerah, yaitu Sumedang dan Indramayu,” kata Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli dalam keterangan resminya, Rabu (10/7).

Pj Bupati Yudia menyampaikan pesan Wapres Ma’ruf Amin yang berharap keberadaan Bendungan Cipanas ini bisa membawa banyak kemanfaatan.

BACA JUGA: Selamat, Pemkab Sumedang Raih 2 Penghargaan di Ajang Anugerah Merdeka Belajar 2024

Selain pengairan sawah untuk para petani, juga bisa dioptimalkan untuk pariwisata dan untuk kawasan ekonomi.

"Ujungjaya ini nanti menjadi kawasan industri air bakunya nanti dari sini,” terang Yudia.

Dia mengatakan Bendungan Cipanas menghasilkan air baku 850 liter per detik.

Selain memenuhi kebutuhan air baku, keberadaan bendungan ini juga bermanfaat sebagai pengendali banjir di lahan seluas 701 hektare yang tersebar di Kecamatan Losarang dan Kecamatan Cantigi Indramayu, serta pembangkit listrik.

Yudia juga mengatakan akan duduk bersama dengan Bupati Indramayu Nina Agustina untuk mengembangkan Bendungan Cipanas yang berada di dua kabupaten tersebut menjadi kawasan wisata.

“Bu Bupati Indramayu mengajak duduk bersama untuk menjadikan kawasan wisata di sini. Apa saja yang bisa dikembangkan bersama BBWS. Harapan kami masyarakat Sumedang dengan adanya Bendungan Cipanas ini bisa mewujudkan swasembada pangan," ujar Yudia.

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengungkapkan Bendungan Cipanas tidak hanya menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat Sumedang dan Indramayu, tetapi juga Majalengka.

"Bendungan Cipanas memang multifungsi yang mana harapan dan tujuannya adalah membawa manfaat bagi masyarakat di wilayah Sumedang, Indramayu, dan Majalengka," ujar Bey Machmudin.

Bendungan Cipanas dapat meningkatkan intensitas tanam padi bagi para petani di daerah irigasi Cipanas seluas 6.473 hektare, dan rencana pengembangan irigasi seluas 2.800 hektare, mencakup Cipanas 500 hektare, Cikawung 1.000 hektare, dan Cibuluh 1.300 hektare.

Kepada masyarakat sekitar, Bey mengajak untuk memelihara Bendungan Cipanas agar memiliki usia pakai yang panjang sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih lama.

Wapres Maruf Amin mengatakan pembangunan Bendungan Cipanas dimulai sejak 2016 lalu memiliki peran vital dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.

Selain untuk pertanian, sumber air, pembangkit listrik, serta pariwisata, Bendungan Cipanas juga menjadi solusi banjir di kawasan pantai utara Jawa. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler