Yuri: Jaga Kampung Halaman Tetap Sehat, Sebaiknya Tidak Mudik

Rabu, 01 April 2020 – 18:09 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. Foto: Indra Arief/antara

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengimbau masyarakat tidak mudik pada bulan Ramadan 1441 Hijriah yang jatuh periode April sampai Mei 2020. Sebab, Yuri menilai aktivitas mudik rentan terhadap penularan virus corona atau COVID-19.

"Mari jaga kampung halaman tetap sehat. Oleh karena itu sebaiknya tidak melakukan perjalanan jauh. Sebaiknya tidak mudik," kata Yuri dalam keterangan resminya di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (1/4).

BACA JUGA: Dua Oknum Honorer Digerebek Saat Berbuat Terlarang di Toilet Kantor Dewan

Menurut dia, pemerintah juga tidak menginginkan virus berpindah tempat dari kota ke desa, sehingga melarang aktivitas mudik. Yuri menjelaskan, virus bisa dibawa tanpa diketahui oleh orang yang terpapar.

"Kami sadari, virus ini berpindah karena dibawa manusia. Oleh karena itu pergerakan manusia yang tidak terkendali akan menimbulkan permasalahan. Saudara-saudara jadilah pahlawan. Lindungi diri anda, lindungi keluarga anda, lindungi tetangga anda, lindungi bangsa Indonesia," ungkap dia.

BACA JUGA: Ogah Diisolasi, Pejabat Karawang Positif COVID-19 Dijemput Paksa dari Rumahnya

Hingga saat ini, kata dia, pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak demi mencegah penularan corona. Pemerintah juga meminta masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun dan tetap bertahan di rumah.

BACA JUGA: Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertancap Besi di Buntut Truk Tangki, nih Fotonya

BACA JUGA: Berita Duka, Kamsi Meninggal Dunia dengan Mengenaskan, Jasadnya Tergantung di Garasi

"Sekali lagi, jaga jarak setidaknya dua meter. Cuci tangan dengan sabun. Hindari menyentuh wajah. Tetap aman dan produktif di rumah. Lakukan semua dengan disiplin," tegas Yuri. (mg10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler