Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Adik-adik Harus Tahu, Gaji Honorer Lebih Kecil dari Nilai Ulangan Nobita

Rabu, 17 Juni 2020 – 06:35 WIB
Adik-adik Harus Tahu, Gaji Honorer Lebih Kecil dari Nilai Ulangan Nobita - JPNN.COM
Curhatan seorang guru honorer Banten menjadi viral. Foto: Dok @omg.indonesia.id/ngopibareng

jpnn.com, JAKARTA - Seorang pria yang mengaku sebagai guru honorer menjadi viral di media sosial karena video curhatannya.

Video tersebut diunggah akun Instagram @omg.indonesia.id. Dalam video tersebut memperlihatkan pria itu menumpahkan keluh kesahnya menjadi seorang guru honorer. Diketahui, video itu dibuat oleh warga Banten dengan durasi 49 detik.

Video ini teruntuk adik-adik yang kalau misalkan ditanya cita-cita trus jawabnya pengen jadi guru. Listen nih, obat kumur, listerin itu. Dengerin maksudnya, jadi guru itu bukan cita-cita jadi guru itu nasib, tragis. Kalau seandainya kehidupan sehari-hari guru honorer diangkat menjadi film, itu rasanya terlalu vulgar," tuturnya.

"Dikecam KPI konten negatif, masuknya ke deep web. Adek harus tahu kalau gaji kami itu lebih kecil dibanding nilai ulangannya Nobita. Nobita ulangan nilai nol. Kami kalau gaji kalau misalkan dikalkulasikan sama kebutuhan minus. Ni gaji Rp 100 ribu".

"Mau makan enak aja mitos. Solusinya kita kalau mau makan enak paling Rp 100 ribu ini kita beliin kuota 10 GB. Buka YouTube tonton tuh mukbang sebulan. Effort-nya gede, ikhlas menghadapi anak yang badungnya bukan main”.

Setelah diunggah ada sebanyak 19 ribu likes dan terdapat 670 lebih komentar. Tanggapan netizen pun beragam.

Ada yang menanyakan keluhan guru tersebut. Seperti komentar akun @my_name_gustav. Dia menuliskan, “Katanya pahlawan tanpa tanda jasa, kok ngeluh?”.

Terdapat pula pengguna yang memberikan semangat dan dukungan dengan mengingatkan akhirat.

“Gaji rendah di dunia tapi tinggi pahala di akhirat asal ikhlas. Semangat guru honorer termasuk saya di masa pandemi ini belum gajian dua bulan padahal pembelajaran online tetep harus jalan”, tulis akun @renianggraeni84 di kolom komentar.

loading...