Berhutang Rp 2,8 Miliar, Bulog Stop Penyaluran Raskin
Rabu, 11 Mei 2011 – 12:27 WIB

AMBON - Perum Bulog Divre Maluku tidak akan menyalurkan Raskin (beras miskin) kepada masyarakat di Kabupaten/Kota yang belum melunasi hutang Raskin. Sejauh ini hutang yang belum terlunasi sebesar Rp. 2,8 miliar. Angka ini sudah cukup ringan ketimbang hutang sebelumnya yang mencapai angka Rp 12 miliar. Kepala Perum Bulog Divre Maluku, Ramly Hasan menyatakan, pembatalan penyaluran Raskin akibat ada beberapa desa/lurah yang ada pada kabupaten/kota belum melunasi hutang Raskin pada Perum Bulog Divre Maluku.
“Ada desa/ lurah pada beberapa kabupaten/kota yang belum melunasi hutang Raskin. Ini tentu akan menghambat distribusi Raskin,’’ ujarnya usai Perayaan HUT Bulog ke 44 di Kantor Perum Bulog Divre Maluku.
Ramli berharap kerja sama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah agar dapat melunasi semua hutang raskin yang ada. Saat ini staf Bulog sementara melakukan penagihan ke setiap desa/lurah. Dalam penagihan ini setiap camat diminta untuk membuat peryataan terkait dengan tunggakan yang ada.