Bulog Desa Bikin Bangga
“Saya hanya mampu menolong 40 petani di desa saya saja,” tambahnya. Dalam bahasa Jawa yang medok.
Di mana Irwansyah bisa dapat bisnis? Ternyata otaknya jalan: dia adalah penjual pupuk. Dan keperluan tani lainnya di desanya.
Dia tahu persis petani itu selalu ingin agar panennya segera menjadi uang. Tidak bisa menunggu harga baik. Tapi kalau dijual saat harga anjlok hasilnya tidak memadai.
Itulah problem hampir semua petani. Problem lama yang tidak pernah ada jalan keluar.
Apakah motif di balik kebulogan Irwansyah itu? Dia hanya ingin konsumennya loyal.
Dia ingin petani yang ditolongnya itu akan selalu beli pupuk dari kiosnya. Itu saja.
Semacam membuat ikatan batin dengan konsumen.
Ternyata Irwansyah ini orang Aceh. Ibunya Padang.