Depnakertrans-BNP2TKI Bersitegang
Gara-Gara Perbedaan Penafsiran Evaluasi KinerjaRabu, 24 Desember 2008 – 06:01 WIB
Jumhur lantas membantah keras pernyataan Erman di sejumlah media yang menyatakan bahwa anggaran BNP2TKI pada 2008 mengalami kenaikan lima kali lipat atau 500 persen. BNP2TKI, kata Jumhur, pada 2007 hanya menerima kucuran Rp 133,8 miliar atau 63,19 persen dari total Rp 211,7 miliar dari pos anggaran Ditjen Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Depnakertrans. ’’Sementara pada 2008, anggaran belanja BNP2TKI ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 246,2 miliar,’’ tegasnya.
Dengan demikian, terang Jumhur, kenaikan anggaran BNP2TKI pada 2008 hanya berkisar 15 persen dari anggaran 2007. Bukan lima kali lipat sebagaimana ditegaskan Menakertrans Erman Suparno di berbagai media massa pada Senin lalu (22/12). ’’Jadi, pada saat BNP2TKI beroperasi bulan Maret 2007, kita tidak punya anggaran sendiri, melainkan menggunakan limpahan anggaran yang ada di Dirjen PPTKLN tersebut,’’ kata Jumhur.