Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Erick Thohir Bersyukur Chatib Basri Mau Berkeringat

Senin, 09 Desember 2019 – 06:42 WIB
Erick Thohir Bersyukur Chatib Basri Mau Berkeringat - JPNN.COM
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk mantan Menteri Keuangan 2013-2014 Muhammad Chatib Basri menjadi Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Penunjukan ini bakal diresmikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), hari ini (Senin 9/12).

”Saya bersyukur, Pak Chatib Basri mau masuk dalam jajaran Komisaris Bank Mandiri. Mantan menteri dengan reputasi yang sangat baik, mau berkeringat ikut membenahi BUMN. Semoga, jadi sinyalemen positif bagi Bank Mandiri,” kata Erick seperti dikutip dari Rakyat Merdeka RMCO.

Erick berharap kinerja Bank Mandiri bisa terdongkrak secara nasional. Plus menjadi pemain financial services yang disegani di Asia Tenggara.

"Ini sebuah kehormatan buat saya. Menjadi Wakil Komisaris Utama di bank sebesar Mandiri, bukanlah hal yang mudah. Ini sekaligus sebuah tantangan. Apalagi, Pak Menteri meminta fungsi Komisaris saat ini betul-betul dijalankan dengan baik. Saya berharap, kinerja Mandiri terus meningkat dan disegani. Serta mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” ujar Chatib.

Chatib Basri yang lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965, merupakan seorang akademisi yang aktif di dalam dan luar negeri. Saat ini, Chatib tercatat menjadi anggota Dewan Penasehat World Bank untuk Gender dan Pembangunan.

Chatib meraih gelar PhD Bidang Ekonomi dari Universitas Nasional Australia pada tahun 2001. Ia juga pernah menjadi Senior Fellow di Harvard Kennedy School, Harvard University dan Profesor Tamu di Australian National University, dan Nanyang Technological University Singapore.

Di luar pendidikan, Chatib juga terlibat sebagai konsultan di berbagai lembaga keuangan. Ia pernah menjadi konsultan di World Bank, USAID, AUSAID, OECD, dan UNCTAD, Asian Development Bank serta menjadi anggota Asia and Pacific Regional Advisory Group dari International Monetary Fund.

loading...