Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Kapal Oleng

Oleh Dahlan Iskan

Rabu, 08 Juli 2020 – 10:30 WIB
Kapal Oleng - JPNN.COM
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Tidak semua asap ada apinya. Namun wacana pembubaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ada penyebabnya. Banyak.

Misal, lemahnya pengawasan oleh OJK itu. Sampai-sampai terjadilah mega-skandal. Seperti kasus Jiwasraya. 

Secara kecil-kecilan terjadi juga  apa yang dialami wartawan Ilham Bintang. Kartu kreditnya bobol. Baca juga: Ilham Indosat

Namun bukan hanya dua api itu yang membuat asap hitam OJK membumbung tinggi. Isu pembubaran itu lebih terkait dengan program penyelamatan ekonomi nasional. Terutama akibat Covid-19.

Presiden, lewat Perppu sudah memutuskan perlunya stimulus ekonomi. Termasuk untuk mengusaha kecil. Yang total nilainya di atas 100 triliun.

Sampai sekarang, dana yang sudah cair baru sekitar 1 persen. Inilah yang melatarbelakangi ucapan presiden dalam marahnya pekan lalu: jangan sampai pengusaha dibiarkan mati dulu baru dibantu. Akan sia-sia.

Baca Juga:

Dalam Perppu, Presiden Jokowi memang mempermudah prosedur pencairan stimulus. Terutama untuk pinjaman yang di bawah Rp 10 miliar.

Salah satu kemudahan itu adalah: pengusaha yang kreditnya bermasalah pun bisa mendapatkan stimulus itu. Tentu OJK keberatan --meski tidak pernah diucapkan. Itu termasuk melanggar rukun iman perbankan yang harus prudensial.

loading...