Kapan Kiai Ma’ruf Amin Lepas Jabatan Ketum MUI? Begini Penjelasannya

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin hingga kini masih menjabat sebagai ketum MUI (Majelis Ulama Indonesia).
Kiai Ma’ruf hanya meninggalkan posisinya sebagai Rais Am PB NU. Ma’ruf baru akan melepas jabatannya di MUI setelah dilantik sebagai wapres.
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid menyatakan, selama maju sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo, Ma'ruf tetap menjabat sebagai ketum MUI.
"Beliau tidak pernah nonaktif, karena dalam anggaran dasar MUI, hal itu tidak menjadi halangan, tetap menjabat menjadi ketua umum," tutur Zainut akhir pekan lalu.
Bahkan, kata Zainut, setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, Kamis (27/6/2019) lalu, Ma'ruf juga tidak langsung mundur dari jabatan ketum MUI. Sampai sekarang, mantan anggota DPR RI itu masih menduduki posisi strategis itu.
BACA JUGA: Prabowo Kalah, Honorer K2 Hanya Berharap Pertolongan Allah
Dia menegaskan bahwa Ma’ruf baru akan melepaskan jabatannya sebagai ketum MUI setelah dilantik sebagai wapres.
Jika sudah resmi menjadi wapres, Ma’ruf harus meninggalkan jabatan tersebut. Sekarang kiai asal Serang, Banten itu masih tetap berhak menduduki orang nomor satu di majelis ulama itu.