Alexa Analytics
Gerakan Satu Indonesia Stop Corona

Ketekunan Sahabat Lingkungan Membawa Nama Harum IPAL

Sabtu, 29 Februari 2020 – 06:05 WIB
Ketekunan Sahabat Lingkungan Membawa Nama Harum IPAL - JPNN.COM
Hendro Wibowo, Ketua KSM Sahabat Lingkungan. Foto: Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com - PEMANDANGAN asri tampak di sekitar permukiman warga yang ada Desa Sukaluyu, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Halaman yang hijau berhiaskan kolam serta air mancur membuat siapa saja betah untuk berlama-lama di sana.

Kolam tersebut ternyata bukan kolam sembarang. Melainkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Wetland Biocord yang merupakan hasil kerja sama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Sahabat Lingkungan.

“Ini airnya berasal dari selokan, tetapi dengan adanya IPAL, menjadi bersih dan aman diminum,” ujar Hendro Wibowo, Ketua KSM Sahabat Lingkungan seraya menunjuk ke arah parit.

Parit yang tepat di samping kolam IPAL itu memang terlihat jorok. Air limbah domestik yang berasal dari bekas cucian itu berwarna pucat dan mengeluarkan aroma yang tak sedap.

Namun, siapa sangka setelah dimasukkan ke IPAL dan melalui proses alami tanpa bahan kimia, air jorok itu menjadi bening dan bersih. “Air dari PDAM saja kalah, ini tidak berbau, kalau dari PDAM masih agak bau,” ucap Hendro.

Hendro pun tak sendiri dalam mengelola IPAL tersebut. Dia bersama sebelas orang pengurus KSM Sahabat Lingkungan sangat tekun dan serius merawat IPAL.

Pasalnya, awalnya warga sekitar kurang setuju dengan adanya IPAL tersebut. Warga beranggapan IPAL hanya akan mendatangkan penyakit dan mengeluarkan aroma tak sedap.

loading...