Ketua DPD RI: Australia Tegaskan Papua Bagian Integral NKRI

Sabtu, 09 November 2019 – 02:37 WIB
Ketua DPD RI: Australia Tegaskan Papua Bagian Integral NKRI - JPNN.COM
Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Presiden Senat Australia Scott Ryan di sela-sela sidang pimpinan parlemen MIKTA di Meksiko, kemarin. Foto: Humas DPD RI

jpnn.com, MEKSIKO - Presiden Senat Australia Scott Ryan menegaskan kedaulatan Indonesia atas Papua adalah harga mati yang tak perlu dibahas lagi.

Penegasan itu disampaikan Scott Ryan dalam pertemuan bilateral dengan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti di sela-sela sidang pimpinan parlemen MIKTA di Meksiko, kemarin.

Pernyataan itu ia berikan kepada delegasi DPD RI setelah mendapat pertanyaan tajam dari Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti tentang adanya oknum-oknum anti-Indonesia yang terus berkampanye dari Australia untuk merongrong kedaulatan RI khususnya tentang Papua.

La Nyalla mengatakan kelompok-kelompok ataupun okum-oknum anti-Indonesia dulu berkampanye dari Australia sampai Timor Timur sebagai provinsi ke-27 akhirnya lepas dari Indonesia. Sekarang mereka berkampanye lagi dari Australia termasuk tentang kerusuhan yang terjadi di Papua belum lama ini.

Karena itu, Ketua DPD RI ingin mendengar sendiri dari pimpinan Senat Australia tentang sikap Australia terhadap masalah ini.

Menjawab pernyataan tegas itu, pimpinan Senat Australia kembali menegaskan bahwa sepak terjang segelintir orang di Australia tak dapat menggambarkan sikap resmi pemerintah dan rakyat Australia.

Penegasan presiden Senat Australia tersebut adalah untuk kedua kalinya disampaikan kepada DPD RI tentang Papua. Sebelumnya, pada Desember 2016 presiden Senat Australia Stephen Parry juga telah menegaskan bahwa pemerintah Australia tidak akan berubah sikap tentang Papua, sebab Papua adalah bagian integral dari NKRI.

Namun demikian, akhir-akhir ini masih terdapat banyak petualang politik yang beroperasi dari Australia untuk memancing perlawanan menuju disintegrasi wilayah NKRI di Papua. Inilah sebabnya maka dalam pertemuan dengan presiden Senat Australia kemarin, Ketua DPD RI kembali mempertanyakan sikap pemerintah, DPR, dan Senat Australia tenang hal ini.

loading...