Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Lestari MPR: Menjalankan Protokol Kesehatan Harus Jadi Kebiasan Baru

Jumat, 10 Juli 2020 – 16:35 WIB
Lestari MPR: Menjalankan Protokol Kesehatan Harus Jadi Kebiasan Baru - JPNN.COM
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Disiplin menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi harus menjadi kebiasaan baru dalam bersosialisasi di tengah masyarakat.

“Tidak peduli sekarang kita tinggal di zona hijau, kuning atau bahkan zona hitam. Kita harus menjalankan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19 dengan disiplin. Jadikan cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak kebiasaan baru di masa pandemi ini," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7).

Penegasan Rerie, sapaan akrab Lestari, untuk menjadikan cuci tangan, bermasker dan menjaga jarak sebagai kebiasaan baru dalam bermasyarakat, bercermin dari sejumlah negara yang dihantam gelombang kedua penyebaran Covid-19.

Legislator Partai NasDem itu memberi contoh Korea Selatan, Tiongkok dan Australia, yang semula dinilai sudah bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.

Namun, tambahnya, karena pemerintah di sejumlah negara tersebut mulai mengendurkan kebijakan pembatasan sosial yang berdampak pada longgarnya kepatuhan warga menjalankan protokol kesehatan, ancaman puncak penyebaran Covid-19 gelombang kedua pun di depan mata.

“Bahkan, di Australia sampai menerapkan kebijakan isolasi di Melbourne, kota terbesar kedua di Australia, untuk meredam potensi penularan yang meluas," ujarnya. Padahal, tambah dia, dengan kebijakan isolasi tersebut, jelas akan berdampak pada sektor ekonomi Australia.

Bagi Indonesia yang saat ini membutuhkan keseimbangan antara penanganan kesehatan dan ekonomi di masa pandemi, menurut Rerie, disiplin menjalankan protokol kesehatan harus lebih tinggi daripada masyarakat di negara yang perekonomiannya jauh lebih baik.

Mengutip laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Rabu (8/7) yang mencatat pertambahan tertinggi per hari yaitu1.853 orang jumlah pasien positif korona, Rerie mengaku prihatin.

loading...