Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Mayat Bayi Dalam Koper Terlacak X-Ray di Bandara

Selasa, 09 Agustus 2016 – 05:23 WIB
Mayat Bayi Dalam Koper Terlacak X-Ray di Bandara - JPNN.COM
Ilustrasi: pixabay

SORONG - Petugas Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong berhasil mengungkap upaya pengiriman mayat bayi laki-laki dari Sorong tujuan Makassar, yang dikemas dalam koper, Senin (8/8) pukul 06.30 WIT. 

Mayat bayi laki-laki yang baru lahir sehari sebelumnya itu disimpan dalam koper. Petugas mengungkapnya saat melewati x-ray. Petugas yang saat itu sedang mengawasi barang bawaan penumpang naik mendapati gambar dalam koper berupa jenasah atau mayat bayi.

Kepala Seksi Keamanan dan Pelayanan Darurat Sigit Buntara yang dikonfirmasi Radar Sorong menerangkan, awalnya petugas x-ray di SCP 1, petugas junior Avzec Siti Rahma yang memonitor barang lewat x-ray. Melihat bentuk sosok mayat, petugas kemudian meminta bantuan petugas Avzec lainnya. 

Karena gambar dalam koper yang melewati x-ray cukup jelas menunjukan sesosok mayat, petugas x-ray Umar Latief lalu menahan pemilik koper untuk menanyakan isinya. Saat itu, koper belum dibuka meski sudah menaruh curiga dengan gambar yang ditampilkan dalam layar monitor x-ray.

Tak bisa mengelak, pemilik koper yang diketahui bernama Jainuddin mengakui isi koper yakni jenazah mayat laki-laki yang lahir sehari sebelumnya. Penumpang pesawat itu pun diminta untuk mengurungkan niatnya membawa mayat bayi dengan cara ditenteng ke kabin pesawat. 

“Petugas kami kemudian melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian, dan memang tidak boleh membawa mayat dengan cara seperti itu, harusnya melewati prosedur,” katanya.

Akhirnya, pemilik koper isi mayat tersebut diserahkan ke pihak kepolisian. Ia dibawa ke Polsek Kawasan Bandara DEO Sorong untuk dimintai keterangannya.

Kapolsek Kawasan Bandara Ipda Ikraman membenarkan adanya laporan terkait bayi dalam koper. “Jadi petugas bandara langsung melaporkan ke kami, dan kami bawa koper itu di Polsek,”katanya.

loading...