btn close ads
Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Pahit Kopi

Oleh Dahlan Iskan

Kamis, 01 Agustus 2019 – 05:25 WIB
Pahit Kopi - JPNN.COM
Dahlan Iskan.

jpnn.com - Kopi memang pahit. Kalau tidak diolah.

Namun lebih pahit lagi nasib raja kopi ini. Padahal dialah yang berhasil mengalahkan Starbucks di negaranya: India.

Ia bunuh diri. Senin lalu. Atau dibunuh.

Nama raja kopi itu Anda sudah tahu: VG Siddhartha. Memiliki 1.600 gerai di seluruh India. Juga di enam negara lainnya. Sampai di India Starbucks terpojok. Hanya bisa membuka 150 gerai.

Nama cafe yang didirikan Siddharta: Coffee Day. Cafe Coffee Day.

Hari itu sudah senja. Langit gelap. Siddharta pamit ke istrinya: akan ke Bangalore.

Namun ketika masuk mobil ia bilang kepada sopirnya: kita ke arah Ullal. Yang berarti harus melintasi jembatan sungai besar Netravathi. Yang mengalir di selatan kota Mangaluru -- kota terbesar kedua di negara bagian Karnataka, India. Yang ibu kotanya Bangalore itu.

Di Bangalorelah Siddharta memulai Coffee Day-nya. Di tahun 1993.

Siddharta telah bikin sejarah dalam hidupnya: mengalahkan perusahaan global -- Starbucks. Bersejarah karena pernah bisa menjual kopi 1,8 miliar gelas setahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Close menu