Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pak Doni Anggap 23 Presenter TV Membela Negara karena Terbitkan Mars Ini

Kamis, 29 Oktober 2020 – 16:32 WIB
Pak Doni Anggap 23 Presenter TV Membela Negara karena Terbitkan Mars Ini - JPNN.COM
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengapresiasi karya 23 presenter TV yang merilis video klip mars 3 Wajib: Aman, Iman dan Imun yang disutradarai oleh anggota grup Kahitna, Dody Isnaini.

Menurut Doni, 23 presenter TV itu telah melakukan bela negara.

Video klip itu sendiri berisi ajakan menjalani hidup sehat dalam melawan penyeberaran Covid-19. Ke-23 presenter tersebut bekerja pada hampir semua televisi swasta maupun TVRI yang bersiaran secara nasional di Indonesia antara lain Metro TV, TV One, Kompas TV, Net TV, Inews TV, CNN Indonesia, SCTV, Indosiar, Beritasatu TV, Jak TV, RTV dan MNC TV.

Para presenter menyanyikan lagu di studio siaran masing-masing untuk kemudian dikolase dalam sebuah video klip berdurasi 1 menit dan 13 detik. Video ini disutradarai oleh anggota grup Kahitna yang sekaligus pencipta lagu, Dody Isnaini.

Dody dalam pertemuan virtual sekaligus peluncuran video klip bersama Doni Monardo dan para presenter, Rabu (28/10) malam, menjelaskan, lagu yang diciptakan atas permintaan Ketua Satgas tersebut, tidak murni mars, tetapi ada sedikit sentuhan pop agar mudah dinyanyikan masyarakat.

“Kalau mendengar lirik lagu “Tidur cukup itu pasti," saja, terasa di situ sentuhan popnya. Jadi kalau boleh saya mengatakan ini mars pop. Setelah lagu disetujui, saya melakukan rekrutmen terbuka lewat Instagram. Ada Friska, Kompas TV yang pertama respons, lalu muncul ide bagaimana kalo news anchor saja yang nyanyi,” tutur Dody.

Mengenai pemilihan news anchor, kata dia, karena mereka bagian termasuk salah satu yang terdepan yang menyampaikan informasi ke publik.

“Mereka sangat dikenal di samping artis. Artis nyanyi mungkin biasa, tetapi kalau presenter berita menyanyi jadi kejutan, menarik perhatian sehingga masyarakat bisa merasa ikut dan terajak," kata dia.

loading...