Alexa Analytics
Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Para Penumpang, KAI Terus Beradaptasi di Kala Pandemi

Rabu, 15 September 2021 – 20:30 WIB
Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Para Penumpang, KAI Terus Beradaptasi di Kala Pandemi - JPNN.COM
PT Kereta Api Indonesia menerapkan sejumlah persyaratan untuk calon penumpang di masa PPKM. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) sampai saat ini terus melayani penumpang di tengah pandemi, sesuai Surat Edaran Kemenhub Nomor 69 Tahun 2021.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menuturkan perseroan berkomitmen untuk tetap tangguh dan tumbuh pada masa pandemi Covid-19.

“Sejumlah adaptasi, inovasi, dan kontribusi terus KAI lakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penumpang maupun masyarakat di masa pandemi Covid-19,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Sementara, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa memastikan seluruh awak yang bertugas diwajibkan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Terlebih, petugas di lapangan yang setiap hari berhadapan langsung dengan ratusan penumpang setiap harinya.

"Bukan hanya area Daop 1 saja, semua di wilayah KAI juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Enggak hanya untuk penumpang saja, tapi untuk seluruh petugas, prokes ketat juga diterapkan. Terlebih petugas yang berhadapan langsung dengan penumpang. Seperti pemeriksaan suhu tubuh, mereka (petugas) diwajibkan pakai APD, sarung tangan dan face shield," kata Eva dalam Bincang Online bersama JPNN.com.

Tak hanya itu, petugas di lapangan juga tak segan menegur calon penumpang yang longgar dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Misalnya ada penumpang yang masih pakai masker scuba, itu tidak kami perkenankan masuk ke area stasiun. Petugas mengimbau gunakan masker medis atau kain," ucap Eva.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) berkomitmen untuk tetap tangguh dan tumbuh pada masa pandemi Covid-19.


BERITA LAINNYA