Pelepasan Napak Tilas Rasul Jawa, Siti Fauziah: MPR Terbuka bagi Semua Kalangan
Selasa, 29 Maret 2022 – 23:12 WIB
Sebab, acara Napak Tilas Rasul Jawa bisa dilepas dari Gedung MPR.
Dia menjelaskan, napak tilas digelar untuk merawat nilai-nilai budaya bangsa.
Sebagai pemeluk agama Kristen, umatnya ingin melestarikan budaya yang ada.
“Kami tak ingin meninggalkan budaya yang hidup di tengah masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan tersebut mengandung kalimat Rasul Jawa untuk menunjukkan bahwa ada orang asli Jawa yang menyebarkan agama Kristen.
“Ada kesan Kristen adalah agama londo (Belanda),” ungkapnya.
Dengan acara itulah, ditunjukkan bahwa Kristen juga merupakan agama Nusantara.
“Jadi, kami adalah Kristen Nusantara,” ungkapnya.