Pesan Pak Kuswiyoto: Jangan Percaya Lelang Online Mengatasnamakan Pegadaian
jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mewanti-wanti masyarakat tidak mempercayai lelang secara daring (online) yang mengatasnamakan perusahaannya. Menurut Kuswiyoto, sampai saat ini Pegadaian belum pernah melakukan lelang secara online.
“Lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian itu abal-abal semua. Kami belum mengadakan lelang online,” ujar Kuswiyoto dalam halalbihalal secara virtual dengan media, Rabu (17/6).
“Kalau ada yang mengadakan itu bukan dari kami. Abal-abal,” tegasnya.
Namun, Pegadaian akan melakukan terobosan melalui pemanfaatan teknologi demi memudahkan masyarakat. “Kondisi hari ini sudah berbeda dibanding yang lalu, orang butuh kecepatan, kemudahan,” tegasnya.
Untuk itu pula Pegadaian menyiapkan model bisnis baru dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menyambut fase kelaziman baru atau new normal. Menurut Kuswiyoto, Pegadaian akan mengembangkan model bisnis dan konsep layanan yang meminimalkan kontak antara karyawannya dengan nasabah.
Di antara konsep layanan baru itu adalah transaksi gadai via dropbox. Proses transaksi gadai akan diproses setelah barang jaminan (BJ) diambil dari dropbox, sedangkan pencairan kreditnya akan dilakukan secara digital.
Selanjutnya adalah program Digital Lending yang telah berjalan mulai Mei lalu. Layanan itu merupakan program penyaluran kredit modal produktif dengan sistem fidusia dan jaminan invoice.
Pegadaian juga menggeser konsep high touch dalam melayani nasabah menjadi high tech. Survei terhadap nasabah pun dilakukan secara online, misalnya dengan menggunakan Google Street View dan analisis big data.