Pimpinan Honorer K2 Bersiap ke Istana, Semoga Sukses
jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah pengurus Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) dijadwalkan bertemu pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) pada Kamis, 10 September 2020.
Berbagai persiapan pun dilakukan para pimpinan forum honorer K2 sebelum bertandan ke Istana Kepresidenan.
"Rapid test dulu saya dan beberapa kawan karena ada persyaratan protokol kesehatan harus bawa hasil rapid test," kata Nurbaitih, pengurus pusat PHK2I kepada JPNN.com, Rabu (9/9).
Dia mengungkapkan, walaupun dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR RI, 8 September 2020, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Dwi Wahyu Atmaji sudah menyampaikan posisi rancangan Perpres tentang Penggajian dan Tunjangan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tetapi mereka ingin memastikan lagi.
"Banyak hal yang ingin kami sampaikan di KSP nanti. Salah satunya soal perkembangan Perpres gaji PPPK ini," ucapnya.
Menurut Nur, sapaan akrab Nurbaitih, untuk saat ini solusi terbaik bagi honorer K2 adalah PPPK.
PHK2I bukan menolak jadi PNS tetapi melihat kondisinya sekarang sulit untuk meraihnya.
"Mau sampai kapan menunggu diangkat PNS? Regulasinya juga belum ada kan. Ini saja menunggu regulasi PPPK lamanya minta ampun tetapi kan paling tidak sudah di depan mata," ujarnya.