‘’Informasi itu berkembang, di-sms-kan. Oleh sms ini, masyarakat menanggapi benar dan sebagainya. Kita juga mengimbau kepada warga masyarakat di Ambon dan di luar untuk tidak memberikan informasi dan prvokasi. Ini sedang dilacak tim kita dari Mabes Polri, siapa-siapa yang mengirim SMS, membuat keonaran,’’ tambahnya.(zul/jpnn)
JAKARTA—Mabes Polri mengklaim telah berhasil melacak identitas para pengirim layanan pesan singkat (short messages service/SMS) bernada provokatif