Putri Candrawathi Menceritakan Kejadian di Magelang, Bapak Ini Tidak Percaya, Begini

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik sudah mengetahui kejadian di Magelang yang dialami Putri Candrawathi (PC).
Kejadian di Magelang itu diketahui setelah tim Komnas HAM mendapat keterangan saksi, antara lain Kuat Maruf dan Putri Candrawathi sendiri.
Kedua orang itu juga merupakan tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Konon, Kuat melihat kejadian di Magelang yang disebut-sebut sebagai pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo.
Namun, Komnas HAM tidak percaya begitu saja dengan cerita dari kedua tersangka itu.
"Itu adalah pengakuan dari mereka yang mesti diuji lagi kebenarannya," kata Taufan dikonfirmasi JPNN.com, Jumat (26/8).
Saat disinggung apakah tim Komnas HAM menemukan indikasi adanya pelecehan seksual di Magelang, pria kelahiran Pematang Siantar itu memberi penegasan.
"Sudah saya jawab tadi. Keterangan mereka belum bisa diterima tanpa cross check dengan data dan dukungan informasi lain," ucap Taufan.