Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Rerie: Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri

Selasa, 23 Februari 2021 – 15:27 WIB
Rerie: Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Penyebaran Covid-19 dari Luar Negeri - JPNN.COM
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan testing Covid-19 di pintu-pintu masuk antarnegara untuk mencegah penyebaran virus corona dari negara lain.

"Berita yang menyebutkan ribuan orang tiba di Indonesia positif Covid-19 harus menjadi peringatan bagi kita bersama, disiplin menerapkan testing Covid-19 di bandara dan pelabuhan laut, serta pintu-pintu masuk di perbatasan antarnegara harus terus ditingkatkan," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/2).

Data Satgas Covid-19 pada 28 Desember 2020 hingga 18 Februari 2021 mencatat 1.092 WNI dan 122 WNA terkonfirmasi positif corona saat tiba di Indonesia, meskipun memegang surat keterangan bebas Covid-19 dari negara asal.

Menurut Lestari, di tengah merebaknya kabar penyebaran corona jenis baru di sejumlah negara, temuan ribuan surat keterangan bebas Covid-19 yang tidak valid dari para pendatang dari luar negeri itu harus direspons dengan langkah yang serius.

Apalagi, sosok yang karib disapa Rerie ini mengatakan bahwa di dalam negeri saat ini Indonesia belum sepenuhnya bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengatakan sikap mengedepankan kehati-hatian dalam pencegahan penyebaran virus corona di tanah air saat ini sangat diperlukan.

Lebih lanjut Rerie mengapresiasi sikap pemerintah memangkas jadwal cuti bersama 2021 dari sebelumnya tujuh menjadi dua hari, untuk mencegah pergerakan masyarakat yang berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

Rerie mengatakan segenap lapisan masyarakat dan para pemangku kepentingan, harus memiliki pemahaman dan semangat yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.