Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Soal Reshuffle, Charles Sebut NasDem Cuma Punya Satu Pesan untuk Jokowi

Jumat, 16 April 2021 – 19:19 WIB
Soal Reshuffle, Charles Sebut NasDem Cuma Punya Satu Pesan untuk Jokowi - JPNN.COM
Presiden Joko Widodo bersama Wapres Maruf Amin dan para menteri Kabinet Indonesia Maju. Foto : Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Charles Meikyansah menyatakan pihaknya mendukung Presiden Joko Widodo dalam memilih siapa pemimpin yang akan mengisi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) dan Kementerian Investasi.

NasDem, lanjut Charles, hanya mengharapkan sosok-sosok itu bisa mengakselerasi program pemerintah.

"Pada prinsipnya, kami melihat penting, misalnya, kayak penyatuan dua kementerian, yaitu Kemendikbud dan Kemenristek. Saya kalau soal reshuffle dan segala macam itu hak prerogatif presiden, itu klir posisinya," kata dia kepada JPNN.com, Jumat (16/4).

Charles menyatakan, kepemimpinan Presiden Jokowi pada periode kedua ini sudah berjalan sekitar setahun enam bulan. Mengenai penyatuan dua kementerian tersebut, menurut Charles, kurang lebih memiliki kesulitan tersendiri.

Karena itu, Charles menyarankan Presiden Jokowi untuk cermat, cepat, dan efektif dalam pelaksanaan peleburan dua kementerian tersebut. 

"Kami ingin sekali bahwa kemudian penyatuan ini akhirnya kami tidak melihat hal-hal yang melelahkan, dalam arti soal tupoksi, kerja, dan segala macam. Belum lagi, menterinya nanti ini menyesuaikan dan segala macam. Nah, itu dibutuhkan kecepatan, kecermatan, dan kehati-hatian," kata dia.

Anggota Komisi IV DPR RI Itu mengharapkan penggabungan dua kementerian tersebut tidak menjadi tumpang tindih sehingga mengganggu pelayanan publik. "Kami berharap penyatuan yang lebih efektif dari kondisi yang sekarang," kata dia.

Mengenai menteri investasi, Charles mengharapkan sosok yang dipilih menciptakan iklim bisnis yang baik sehingga bisa menarik investor. Charles menyadari ada sejumlah nama yang mengemuka akhir-akhir ini. Namun, Charles memastikan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.