USGS Ralat Kekuatan Gempa Menjadi 7
Waspada Tsunami NOAA DibatalkanRabu, 02 September 2009 – 17:25 WIB
jpnn.com, JAKARTA - Situs milik badan survei geologi AS atau USGS (US Geological Survey) termasuk yang mudah diakses untuk mendapatkan informasi mengenai setiap kejadian gempa. Di situs yang beralamat lengkap di www.usgs.gov itu, setiap ada kejadian gempa di dunia, tinggal membukanya dan mencari atau mengklik "latest earthquakes/world".
Dalam data USGS tersebut juga dicantumkan, bahwa lokasi terdekat dengan gempa yang pusatnya ada di kedalaman sekitar 30-an km (data awalnya, Red) di bawah laut itu, adalah Bandung - yang menurut kabar saat ini banyak menderita kerusakan fisik - dengan jarak horizontal sekitar 95 km dari titik pusat gempa. Barulah kemudian beberapa daerah lain yang tercatat juga berjarak relatif dekat, mulai dari Sukabumi (110 km), kemudian Tasikmalaya (115 km), serta Jakarta (berjarak 190 km).
Menariknya, data awal itu sebenarnya tidak bisa jadi patokan begitu saja. Karena data yang dicatatkan oleh perangkat teknologi itu bagaimanapun senantiasa harus di-review oleh para seismolog. Buktinya kemudian, cukup lama setelah kejadian gempa, atau sekitar pukul 16.15 WIB, USGS meralat sedikit datanya yang telah di-review. Dalam data baru itu, kekuatan gempa disebutkan ada pada magnitude 7, sementara kedalaman pusat gempa dikoreksi menjadi 49,5 km. Artinya, gempa disimpulkan tidak "seberbahaya" apa yang ditampilkan data awalnya.