Nasional

Guru Bantu Swasta Tak Bisa Diangkat CPNS

Jum'at, 05 Maret 2010 , 15:26:00

JAKARTA- Para guru bantu yang mengabdi di sekolah swasta tampaknya tak bisa berharap banyak menjadi CPNS. Sebab Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tak bisa mengangkat mereka menjadi CPNS lewat jalur khusus (tanpa tes, red). Para guru swasta ini juga tidak bisa diikutsertakan seleksi dengan guru bantu honorer yang bertugas di sekolah negeri.

"Memang ada permintaan para guru bantu dari sekolah swasta juga diangkat atau disamakan dengan yang di sekolah negeri. Tapi itu tidak bisa dilakukan pemerintah karena mereka diangkat oleh bukan pejabat berwenang dalam hal ini kepala dinas Diknas atau Kementerian Agama," tutur Kabag Humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, FX Dandung Indratno yang dihubungi JPNN, Jumat (5/3).

Sesuai peraturan pemerintah lanjutnya, pengangkatan guru bantu atau honorer harus oleh pejabat berwenang. Misalnya guru agama, diangkat oleh kadis Kementerian Agama. Demikian juga guru sekolah negeri diangkat oleh kadis Diknas.

"Masalah guru bantu timbul karena banyak yang pengangkatannya tidak sesuai aturan. Mereka diangkat oleh kepala sekolah atau yayasan sehingga tidak terdata. Kalau yang resmi kan terdata dan digaji oleh pemerintah," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan,  guru bantu swasta ini,  bisa diangkat lewat seleksi pelamar umur dan wajib mengikuti prosedur pengangkatan CPNS. Dimulai dari ketersediaan formasi guru sesuai bidang studi, memasukkan lamaran, seleksi berkas, seleksi tertulis, psikotes, dan pengumuman.

"Beda dengan guru bantu di sekolah negeri. Kalau yang masuk honorer tertinggal (tidak sempat masuk data base) malah diprioritaskan tahun ini. Sedangkan  yang non APBN/APBD, ikut seleksi tersendiri dan tidak disamakan dengan pelamar umum," tandasnya.(esy/jpnn)

Berita Terpopuler

Siswa Rekam Kepsek sedang Oral Seks dengan Guru Matematika
Jum'at, 21 November 2014 , 20:09:00
Anggota TNI Tewas Ditembak di Batam, Brimob Meninggal Ditikam di Binjai
Jum'at, 21 November 2014 , 03:16:00
Ini Bahaya Memakai Kondom Terburu-buru
Jum'at, 21 November 2014 , 08:37:00
Ulah Rini Soemarno Bikin Komisi VI DPR Berang
Jum'at, 21 November 2014 , 17:09:00
Jokowi Berpotensi jadi Presiden Terlemah sepanjang Sejarah
Jum'at, 21 November 2014 , 16:21:00
'Mau Dibawa ke Mana Ayah, Om?'
Jum'at, 21 November 2014 , 08:15:00