10 Tanda Gula Darah Anda Meningkat Tajam, Akibatnya Bisa Fatal Lho

Selasa, 25 Mei 2021 – 06:17 WIB
Ilustrasi kenaikan gula darah.

jpnn.com, JAKARTA - TUBUH manusia secara alami memiliki gula atau glukosa di dalam darah.

Jumlah gula darah yang tepat memberi energi pada sel dan organ tubuh.

BACA JUGA: 3 Komplikasi Menakutkan Ini Terjadi Jika Kadar Gula Darah Meningkat Terlalu Tinggi

Namun, terlalu banyak gula darah juga bahaya. Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Sering kencing

BACA JUGA: Makan Malam Telat Bisa Menaikkan Kadar Gula Darah Lho

Ketika kandungan gula darah terlalu tinggi, ginjal otomatis akan mengeluarkan lebih banyak gula dari tubuh. Salah satu caranya dengan kencing.

Tak pelak, penderita penyakit gula darah tinggi lebih sering kencing ketimbang dalam kondisi normal.

BACA JUGA: 4 Tips Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal Saat Puasa

2. Lemas atau kelelahan

Mudah lelah merupakan salah satu gejala awal gula darah tinggi yang cukup umum.

Lemas atau kelelahan tidak hanya dialami penderita diabetes semata.

Orang tanpa diabetes juga bisa merasa lemas setelah mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti gula dalam jumlah besar.

Namun, waspadai jika rasa lemas atau kelelahan muncul terus-terusan atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Sakit kepala

Sering kencing ditambah haus bila diabaikan bisa memicu dehidrasi.

Gejala dehidrasi salah satunya yakni sakit kepala.

4. Haus terus-menerus

Haus terus-menerus merupakan efek dari sering kencing. Karena tubuh mengeluarkan banyak cairan, praktis tubuh jadi haus untuk memberikan kode pada tubuh agar tidak dehidrasi.

Semakin sering kencing, rasa haus pada penderita gula darah tinggi juga semakin sering.

5. Mual, muntah, bingung

Saat organ liver tidak bisa menggunakan gula darah untuk sumber energi, tubuh mulai memecah lemak sebagai bahan bakar penggantinya.

Kondisi ini jika terkadang bisa membuat darah menjadi asam. Gejala gula darah tinggi yang langka ini di antaranya mual, muntah, bingung, sakit perut, sesak napas, sampai napas berbau tak sedap.

Kalau tidak segera mendapatkan penanganan medis tepat, gula darah tinggi yang sudah masuk fase ketoasidosis diabetik ini bisa berdampak fatal.

6. Pandangan kabur

Kadar gula darah tinggi juga bisa memengaruhi indra penglihatan dan memicu pandangan kabur.

Kondisi ini disebabkan kelebihan gula bersama dengan air terjebak di lensa di bagian tengah mata.

7. Luka susah sembuh

Gejala gula darah tinggi lainnya adalah proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat.

Kondisi ini dipengaruhi gula darah tinggi yang mengganggu aliran darah, sehingga sistem peredaran darah terganggu.

8. Rentan infeksi

Kadar gula darah tinggi bila tidak ditangani lambat laun bisa melemahkan respons daya tahan tubuh.

Salah satu imbasnya, tubuh jadi sulit melawan infeksi, sering terkena infeksi, infeksi tak kunjung sembuh, atau infeksi berdampak serius.

Infeksi yang sering dialami penderita diabetes wanita, misalnya, infeksi jamur.

9. Tangan dan kaki sering kesemutan

Tanda gula darah tinggi yang perlu diwaspadai lainnya yakni tangan dan kaki kesemutan.

Kondisi ini dipengaruhi rusaknya saraf atau neuropari karena kadar gula darah tinggi.

Bila muncul ciri-ciri gula darah tinggi di atas, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter.

10. Sakit gigi

Kadar gula darah tinggi juga bisa mencemari air liur sampai ke darah.

Kondisi ini rentan memicu tumbuhnya bakteri, termasuk di mulut.

Jika bakteri jahat tersebut bertemu dengan sisa makanan dan plak, seseorang bisa terkena gangguan gigi dan mulut seperti gusi bengkak, radang gusi, sampai gigi berlubang.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler