113 Tewas Terbakar demi Tumpahan Minyak

Senin, 02 Februari 2009 – 08:04 WIB
Foto : AP
MOLO - Tragis nian nasib sedikitnya 113 warga Molo, KenyaNyawa mereka melayang di tengah upaya berebut tumpahan minyak dari tangki yang terguling

BACA JUGA: Laura Zuniga Tak Terbukti Jadi Ratu Narkoba

Mendadak tangki minyak meledak dan terbakar
Mereka tak sempat menghindar

BACA JUGA: Mesir Pasang Sensor di Perbatasan

Sekitar 200 yang lain terluka
Pejabat setempat mengatakan, jumlah korban bisa saja bertambah karena laporan mereka yang kehilangan anggota keluarganya terus berdatangan.

Salah seorang perempuan yang saat itu berada di lokasi kejadian mengatakan, dirinya belum mengetahui nasib kedua anaknya yang ikut berpacu mengumpulkan ceceran minyak bersama ratusan orang lainnya.

''Sebetulnya saya sudah melarang

BACA JUGA: Pemilu di Iraq Berlangsung Damai, Obama Senang

Namun, mereka tidak menggubrisMereka mengatakan bahwa semua orang pergi ke sana untuk mendapatkan minyak gratis,'' ujarnya kepada Reuters.

Belum jelas penyebab pasti petaka memilukan di negeri miskin asal ayah Presiden Amerika Serikat Barack Obama ituJuru Bicara Palang Merah Kenya Titus Mung'ou mengatakan, ada kemungkinan ledakan dipicu oleh seseorang yang sedang menyulut rokok.

Namun, Komisaris Hassan Noor Hassan, pejabat kepolisian Provinsi Rift Valley, mengatakan bahwa kebakaran bisa saja sengaja dilakukan seseorang untuk mengusir polisi yang berusaha mengamankan tumpahan minyak tersebut.

Seorang korban selamat mengatakan bahwa begitu mendengar kabar tangki minyak terguling, dirinya bergegas ke lokasi kejadian untuk memburu minyak gratis''Saat itu saya memulangkan satu jeriken minyak yang sudah penuhLantas, saya kembali ke sana membawa jeriken lagiMendadak terjadi ledakan dan api berkobarSaya tidak tahu bagaimana saya bisa sampai di sini,'' ujar Michael Kerich kepada AFP di rumah sakit di Nakuru(ape/ami)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masuk ke Sarang Izzudin Al Qassam, Sayap Militer Hamas (3-Habis)


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler