12 Warga Banda Aceh Positif Covid-19 Varian Delta

Senin, 06 September 2021 – 19:24 WIB
Ilustrasi - Sejumlah perawat beristirahat dengan mengenakan alat pelindung diri di IGD khusus penanganan COVID-19 di RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). ANTARA/FB Anggoro

jpnn.com, BANDA ACEH - Sebanyak 12 warga Kota Banda Aceh terdeteksi positif terpapar Covid-19 varian Delta

Hal itu diketahui berdasar hasil pemeriksaan dan laporan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbangkes Kemenkes).  

BACA JUGA: Satgas Covid-19 Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Kasus Positif Corona, Terutama Aceh

“Kami diberitahukan bahwa di Banda Aceh sudah ada 12 orang yang terdeteksi (varian Delta)," kata Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh Lukman di Banda Aceh, Senin (6/9). 

Hanya saja, Lukman mengaku pihaknya belum menerima data detail siapa saja warga Banda Aceh yang terkonfirmasi positif virus corona varian Delta tersebut. Sebab, ujar dia, pemerintah pusat hanya menyebutkan jumlahnya saja. 

BACA JUGA: Varian Delta Menyebar, Satgas Covid-19 Minta Warga Aceh Jangan Panik

“Kami hanya diberitahukan ada 12 orang, tetapi tidak tahu di mana letak rumahnya, kecamatan apa, dan siapa orangnya, karena sampel pemeriksaan dikirim langsung ke pusat," ujarnya.

Berdasar data Satgas Covid-19 Aceh, kasus orang terkonfirmasi positif corona di Kota Banda Aceh secara kumulatif sampai hari ini sudah 10.949. Dari jumlah itu, dalam perawatan 2.151 pasien, sembuh 8.543 orang dan 255 meninggal dunia.

BACA JUGA: Pertamina Go Sustainable, Dongkrak UMK Adaptif Covid-19, Penjualan Nyaris Rp 20 Miliar

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Saifullah Abdul Gani, sejauh ini sudah terdapat 18 kasus varian Delta di Aceh. Jumlah tersebut diketahui dari infografis Balitbang Kemenkes RI.

Namun, kata Saifullah, pihaknya belum mendapat data distribusi virus corona varian Delta di Aceh itu tersebar di daerah kabupaten/kota mana saja.

"Meski data sebarannya belum ada, perkembangan ini perlu segera diketahui masyarakat sebagai upaya mitigasi untuk meningkatkan kewaspadaan," kata Saifullah. (antara/jpnn) 

 

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler