jpnn.com, TANGERANG - Upaya penyelundupan 150 kilogram (kg) ganja digagalkan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Kamis (11/7) lalu. Ratusan kilogram ganja itu diselundupkan menggunakan sedan mewah.
Dilansir Radar Banten, Minggu (14/7), pengungkapan kasus bermula dari informasi yang diterima petugas pada Selasa (9/7) lalu. Disebutkan, akan ada pengiriman ganja dari Aceh menuju Jakarta.
BACA JUGA: Driver Ojol Nyari Perkara, Nyambi Jual Sabu dan Ganja, Malah Berurusan sama Polisi
Informasi tersebut ditindaklanjuti petugas dengan penyelidikan. Namun, rute jalur pengiriman narkotika golongan satu itu tidak sesuai dengan informasi awal. Kedua kurir ganja berinsial F alias Bule, 27, dan Iwn, 44, mengubah jalur pengiriman lantaran curiga telah diawasi petugas.
BACA JUGA: 83 Kg Ganja di Bandung Gagal Edar
BACA JUGA: Mahasiswa Penerima Beasiswa jadi Kurir Ganja
Sedianya, kedua kurir ganja menggunakan jalur Pelabuhan Bakauheni-Merak. Namun, keduanya memilih melewati Pelabuhan Pangkal Balam-Tanjung Priok.
“Adanya pengungkapan sabu (5 kg-red) yang kita amankan (di Pelabuhan Merak, Sabtu 7 Juli 2019-red) membuat keduanya merasa tidak aman (melewati Pelabuhan Bakauheni-red). Keduanya lalu mengubah jalur, menuju Bangka melewati jalur Palembang (tujuan Pelabuhan Pangkal Balam, Bangka Belitung-red),” kata Kepala BNN Provinsi Banten Brigadir Jenderal Polisi Tantan Sulistyana.
BACA JUGA: Berbaur dengan Paket Lebaran, Ternyata Isinya Ganja
Dua kurir asal Bekasi, Jawa Barat, itu menumpangi Kapal Motor Penumpang (KPM) Sakura Expres tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Saat mobil Toyota Camry yang ditumpangi keduanya keluar dari lambung kapal, petugas yang dibantu personel dari BNN Pusat langsung menyergapnya.
Dibantu unit K-9 atau anjing pelacak, petugas memeriksa mobil mewah jenis sedan itu. Anjing pelacak berhasil mencium aroma ganja yang disembunyikan di bagasi mobil.
BACA JUGA: Puluhan Kilogram Ganja dalam Tumpukan Rambutan Gagal Diseludupkan
Petugas terpaksa membawa mobil tersebut ke bengkel las di daerah Benda, Kota Tangerang, untuk dibongkar lantaran bagasi mobil telah dimodifikasi. “Barang dibongkar di bengkel Tangerang. Modusnya hampir sama dengan pengungkapan sabu (di Pelabuhan Merak-red),” kata Tantan.
Selain ganja dan mobil, petugas menyita barang bukti berupa tiga unit ponsel, uang Rp 317 ribu, dua buah kartu anjungan tunai mandiri (ATM). “Kami masih selidiki, kasusnya masih dalam pengembangan,” tutur Tantan. (fah/rbg)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kakek 63 Tahun Simpan 222 Kilogram Ganja di Rumahnya
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti