2010: Ekonomi setelah Tsunami Century

Korporasi Terus Bergerak, Politik Kurang Dihiraukan

Jumat, 01 Januari 2010 – 01:40 WIB
SERATUS hari pertama masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono yang pertama dulu diguncang oleh bencana sangat besar: tsunami AcehKonsentrasi pemerintahan baru SBY saat itu langsung tersedot untuk mengatasi bencana tak terduga tersebut.
 
Tapi, di balik bencana besar itu, ada hikmah yang sangat besar pula: perdamaian di Aceh

BACA JUGA: Hadiah Tahun Baru dari Fadel Muhammad

Perang yang menguras daya selama 30 tahun langsung berakhir
Antara lain berkat kepiawaian Wapres Jusuf Kalla dalam mengemban tugas yang diberikan SBY.
 
Seratus hari pertama masa kepresidenan SBY yang kedua ini diguncang tsunami: tsunami Bank Century

BACA JUGA: Hati Kecil Saya untuk Sri Mulyani

Energi nasional seperti tercurah sepenuhnya kepada penyelesaian Bank Century
Kali ini, Wapres yang sekarang tidak bisa banyak membantu

BACA JUGA: Listrik Mati di Lumbung

Antara lain karena justru Wapres Boediono menjadi salah satu sasaran tembak yang utama.
 
Adakah juga hikmah yang akan diperoleh dari tsunami jilid kedua ini" Akankah dari tsunami Bank Century ini Indonesia lantas bisa memasuki era penegakan hukum dan reformasi birokrasi yang sebenarnya" Harapan saya tentu begituSebab, memang dua hal itulah yang sekarang menjadi titik lemah yang paling gawat di Indonesia.
 
Di luar itu, keadaan akan berjalan terus sebagaimana mestinyaSebagaimana tsunami Aceh dulu yang tidak sampai menggoyahkan ekonomi Indonesia, saya percaya tsunami jilid II ini pun tidak akan merobohkan kejayaan IndonesiaJustru akan memperkuatnyaApalagi kalau pemerintah SBY benar-benar menjadikan kasus ini untuk menyelesaikan agenda penegakan hukum dan reformasi birokrasi.
 
Meski terjadi tsunami Bank Century, saya lihat tidak akan mengganggu kinerja ekonomi nasional secara keseluruhan, kalaupun misalnya pihak oposisi tetap ngotot mau melengserkan Menteri Keuangan Sri Mulyani
 
Indonesia saat ini sudah mencapai tahap di mana hanya orang-orang yang hebat yang bisa tampil di posisi strategisIndonesia sudah mencapai tahap tidak bisa memberikan tempat kepada orang yang biasa-biasa sajaTahap ini memang belum tercapai secara sempurna, tapi arahnya sudah amat jelasDan akan semakin jelas lima tahun mendatang
 
Tapi, bagaimana ekonomi Indonesia tahun 2010 kalau tsunami jidil kedua ini berakibat lebih jauh lagi" Yakni, misalnya, panitia angket DPR sampai menuntut turun takhtanya Wapres Boediono" Saya memperkirakan tidak pula akan berdampak kuat terhadap pembangunan ekonomi nasional.
 
Sistem politik untuk menyelesaikannya sudah adaYakni, sebuah jalan yang sangat panjang: menunggu putusan pengadilan, menunggu sidang-sidang DPR, menunggu sidang-sidang di Mahkamah Konstitusi, kembali lagi proses di DPR, dan akhirnya masih harus ada satu proses lagi di MPRYakni, Presiden SBY mengajukan dua calon penggantiLalu, MPR yang akan memilih salah satunya.
 
Semua itu memang akan menimbulkan kehebohan yang luar biasaTapi, kehebohan tersebut hanya akan berputar di kalangan eliteRakyat hanya akan menontonnya dengan rasa lelahSektor korporasi akan bergerak sendiri tanpa menghiraukan proses politik ituBahkan, dengan cara sekarang, saat TV-TV menyajikan kehebohan tersebut ibarat infotainment, rakyat justru bisa melihat hiburan politik.
 
Pembangunan ekonomi nasional kini tidak lagi hanya ditentukan oleh pemerintah dan kaum politisiGlobalisasi ekonomi telah membuat ekonomi Indonesia terikat kuat dengan sistem ekonomi internasional yang kian baik dan majuEkonomi Indonesia sudah tidak bisa melepaskan diri lagi dari "campur tangan" ekonomi internasional seperti itu.
 
Faktor lain yang membuat ekonomi optimistis adalah: peran rakyat dan korporasi sudah jauh lebih besar dari peran pemerintah sendiriKalau pemerintah, lewat APBN, hanya bisa menggerakkan dana Rp 1.000 triliun setahun untuk pembangunan ekonomi nasional, rakyat dan korporasi bisa menggerakkan dana puluhan kali lebih besarAda yang menyebut sampai Rp 50.000 triliun setiap tahunItu berarti kemampuan rakyat dan korporasi sudah 50 kali lipat kemampuan pemerintah.
 
Itulah sebabnya mengapa di tengah-tengah tsunami jilid II ini, kinerja ekonomi tetap baikRupiah tetap stabilPasar modal tetap bergairah (turun dan naik) sesuai dengan hukum penawaran dan permintaan di situ
 
Dari gambaran tersebut, keadaan ekonomi 2010 tidak akan banyak terganggu oleh tsunami Bank CenturyPerkembangan ekonomi Indonesia akan terus majuPolitisi akan terus bergerak ke mana saja sesuai agenda mereka, pelaku ekonomi akan semakin tidak peduliPelaku ekonomi akan terus bekerja memanfaatkan momentum kian seksinya nama Indonesia di mata internasional.
 
Sektor perbankan dan keuangan akan tetap dan menjadi sangat baik pada 2010Mungkin yang terbaik dibanding sektor lainnyaMembaiknya sektor perbankan dan keuangan ini akan berarti segala-galanyaIa akan membawa kebaikan pula di sektor-sektor lain secara keseluruhanMisalnya, propertiSektor properti saya perkirakan bisa 20 persen lebih baik daripada 2009
 
Maka, pada tahun 2010, kita bisa merayakan tiga hal sekaligus: selesainya kasus Bank Century dengan segala hikmah yang ada di baliknya, kian tersisihnya orang-orang biasa di Indonesia, dan bergairahnya ekonomi secara keseluruhan yang didorong oleh bergairahnya sektor perbankan dan keuangan. (*)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Pilihan Akal Sehat Plus Satu Gila


Redaktur : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler