2017, Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 44,4 Triliun

Senin, 18 Desember 2017 – 20:19 WIB
Direksi Waskita Karya. Foto: Sachril Agustin/Jpg

jpnn.com, JAKARTA - Hingga September 2017, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengantongi kontrak baru sebesar Rp44,4 triliun.

Hingga saat ini, kontrak yang dimiliki PT Waskita Karya Rp 131,1 triliun, tumbuh 26,05 persen dibandingkan perolehan tahun lalu yang mencapai Rp104 triliun.

BACA JUGA: Di Daerah Ini Gabah Petani Dibeli Mahal, Beras Dijual Murah

Direktur Utama PT Waskita Karya M Choliq mengatakan, pihaknya akan terus memenuhi target pendapatan tahun ini sebesar Rp40 triliun dan laba bersih Rp4 triliun.

“Perusahaan juga optimis melihat tahun 2018 dengan potensi penerimaan perusahaan atas sejumlah proyek yang sudah rampung dikerjakan dan akan memperkuat profil arus kas operasi perusahaan,” kata M Choliq dalam acara “Paparan Perusahaan Tahun 2017” di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (18/12).

BACA JUGA: Danone Aqua Terima Penghargaan Proper Emas dari Jusuf Kalla

Menurut M Choliq, sehatnya kondisi keuangan PT Waskita Karya semakin memperkuat visi perusahaan menjadi perusahaan Indonesia di bidang industri konstruksi, rekayasa, investasi infrastruktur dan realty.

Menghadapi tahun 2018 kita semakin optimistis dengan kinerja perusahaan, apalagi potensi aliran kas yang akan diterima perusahaan atas sejumlah proyek turnkey yang sudah rampung dikerjakan.

BACA JUGA: Kemilau Emas Pegadaian Berhadiah Umrah

“Rencana penerimaan dari proyek turnkey sekitar Rp 30 triliun yang diharapkan berasal dari proyek LRT Palembang serta beberapa proyek jalan tol yang akan selesai di tahun 2018,” jelasnya.

Adapun, total aset emiten konstruksi berkode saham WSKT hingga kuartal III 2017 tercatat Rp87,6 triliun, mengalami peningkatan pesat jika dibandingkan tahun 2014 (Rp12,5 triliun), di 2015 mencapai Rp30,3 triliun, dan sebesar Rp61,4 triliun di tahun 2016. 

Choliq menuturkan, perseroan tengah menggarap proyek jalan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung senilai Rp13,1 triliun, jalan tol Jakarta-Cikampek Elevated Rp6,2 triliun, jalan tol Cibitung-Cilincing Rp5,08 triliun, Tranmisi-Paket 3: New Aurduri-Muara Enim 227 km, 631 tower Rp 2,8 triliun, dan jalan tol Kunciran-Serpong Rp 2,1 triliun. (mg7/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertumbuhan Upah Riil Asia Diprediksi Tertinggi pada 2018


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler